Exit Tol Madyopuro Dikhawatirkan Menjadi Sumber Kemacetan Baru | Berita Terbaru Hari ini

Close

Exit Tol Madyopuro Dikhawatirkan Menjadi Sumber Kemacetan Baru

Exit Tol Madyopuro Dikhawatirkan Menjadi Sumber Kemacetan Baru Usaha cucian kendaraan yang dianggap akan menjadi sumber bottleneck lalu lintas di exit tol Madyopuro Kota Malang

Klikapa.com -Lalu lintas kendaraan di sekitar exit tol Madyopuro, Kota Malang teracam menjadi problem kemacetan baru di Kota Malang. Itu lantaran Pemkot setempat tak kunjung bisa selesaikan pembebasakan satu bidang tanah lahan untuk jalan arteri tol.


Direktur Teknik PT Jasamarga Pandaan Malang (JPM), Siswantono mengatakan demi kelancaran akses keluar masuk tol Pandaan - Malang ini, pihaknya sudah berkoordinai dengan Pemkot Malang untuk pembebasan satu bangunan. 


“Kami pendekatan ke Pemkot Malang karena itu ranah pemkot untuk melakukan pembebasan. Tujuannya memperlancar arus kendaraan yang keluar masuk melalui gerbang tol Madyopuro,’’ katanya, Minggu (9/2/2020).

Pintu Tol Madyopuro yang dalam pekerjaan. Pproyek ini merupakan sesi terakhir proyek Tol Pandaan Malang.(ipunk)

Secara teknis, Siswantono menyebut, pekerjaan utama seksi V Tol Pandaan - Malang tidak ada hambatan. Sampai saat ini berjalan baik, termasuk pembebasan lahan di area utama. 


“Sekarang pekerjaan kami sudah selesai semuanya. Termasuk pintu tol dan akses ke jalan umum non tol, yaitu sebelah timur jalan. Sedangkan sebelah barat ranah Pemkot Malang,’’ tambahnya.


Di areal yang masih menjadi tanggung-jawabnya saat ini tinggal pemindahan tiang listrik dan beberapa tiang provider. Secara umum, kondisi pengerjaan sudah mencapai 96 persen. 

Akses masuk pintu tol Madyopuro yang juga dikebut penyelesaiannya.(ipunk)

“Jika semua tiang itu sudah dipindahkan, kami langsung bisa mengerjakan lapisan jalan dengan beton rigit,’’ katanya.

 
Pria asal Kota Batu ini menyebutkan, sesuai jadwal  Seksi V Tol Mapan selesai pertengahan Februari . 


”Makanya kami menunggu perpindahan semua tiang selesai. Sehingga kami bisa lancar mengerjakan,’’ urainya. 


Pengerjaan lainnya yakni proses membangun jalan untuk warga. Sebab warga meminta ada fasilitas jalan untuk kelancaran transportasi. “Kami pastikan tidak lama bisa diselesaikan,’’ urainya.


Satu bidang tanah 'bermasalah' yang digunakan untuk cucian kendaraan itu, berada di Jalan Ki Ageng


BERITA TERKAIT