Dua Pelaku Curanmor Kota Malang Ditembak. Ikut Diringkus Dua Penadahnya | Berita Terbaru Hari ini

Close

Dua Pelaku Curanmor Kota Malang Ditembak. Ikut Diringkus Dua Penadahnya

  • 2020-02-06
  • Editor :junaedi
  • dibaca :1449
Dua Pelaku Curanmor Kota Malang Ditembak. Ikut Diringkus Dua Penadahnya Petugas Polres Malang Kota merilis hasil pengungkapan sindikat curanmor dan barang buktinya.

Klikapa.com -Polres Malang Kota bongkar sindikat pencuri kendaraan bermotor (Curanmor) berikut penadahnya. Empat orang pelakunya ditangap berikut sejumlah barang bukti motor dan puluhan ploat nomor palsu.

Empat pelaku yang diamankan, dua merupakan pelaku curanmor. Mereka adalah Marsunu, 61, warga Kesamben, Kecamatan Ngajum, Kabupaten Malang dan Dedi Suprianto, 37, warga Permanu, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang.

Polisi terpaksa menembak bagian kaki keduanya setelah mencoba melawan saat akan diamankan. 

Tiga dari empat sindikat Curanmor di Kota Malang yang ditangkap polisi.(ipunk)

Kedua pelaku ini selalu mencari sasaran di Kota Malang. Tersangka Marsunu dan Dedi mencari sasaran dengan ramdom. Mereka berboncengan motor saat melakukan aksinya. Mereka berangkat dari rumah kontrakan di wilayah Pakisaji, Kabupaten Malang, dengan berboncengan motor.

"Kedua pelaku kita amankan saat berada di tempat tinggalnya. Karena melawan, kami terpaksa melakukan tindakan tegas terukur terhadap keduanya. Dari keterangan keduanya, kami mendapatkan identitas dua tersangka lain yang merupakan penadah dari hasil kejahatan yaitu motor," kata Wakapolresta Malang Kota AKBP Setyo K. Heriyatno merilis kasus ini, Kamis (6/2/2020).

Setyo menambahkan, dua penadah hasil curian yang telah diketahui identitas segera diburu dan berhasil diamankan tanpa perlawanan. Mereka adalah Sunaryanto,33, dan Imam Sobirin, 21, keduanya merupakan warga Pakisaji, Kabupaten Malang.

"Setiap selesai mencuri motor, Marsunu membawa pulang ke rumahnya. Disana kunci motor diperbaiki sekaligus mengganti plat nopolnya. Kemudian motor dijual kepada tersangka Sunaryanto senilai Rp 2,5 juta, oleh Sunaryanto dijual lagi kepada Imam Sobirin dengan mendapatkan keuntungan sebesar Rp 400 ribu," imbuh Setyo.

Dalam pengungkapan ini, Polresta Malang Kota mengamankan sejumlah barang bukti dari tangan para tersangka, yaitu tiga buah kunci T dan tiga anak mata kunci T, dua unit motor matic merk Honda, dan puluhan plat nopol.

Akibat perbuatanya tersangka Marsunu dan Dedi dijerat pasal 363 KUHP tentang pencurian


BERITA TERKAIT