Kenali Sebab Badan Pegal-pegal Yang Tak Hilang Meski sudah Berolahraga | Portal Berita yang menyajikan informasi dan berita terbaru hari ini

Close

Kenali Sebab Badan Pegal-pegal Yang Tak Hilang Meski sudah Berolahraga

  • 05-02-2020
  • Editor :junaedi
  • dibaca :1623
Kenali Sebab Badan Pegal-pegal Yang Tak Hilang Meski sudah Berolahraga Kenali sejumlah faktor badan pegal-pegal.(ist)

Klikapa.com -Olahraga sudah, menggerakkan anggota tubuh untuk peregangan juga sudah dilakukan. Namun tak jarang orang masih mengeluh badannya pegal. Ada yang salah?

Mengutip lansiran klikdokter, banyak faktor yang menyebabkan keluhan yang demikian. berikut faktor penyumbang rasa pegal yang sering dirasakan.

Posisi Tidur yang Salah
Ada dua efek yang biasanya dihasilkan setelah lelah berolahraga, yaitu lapar dan mengantuk. Saat mengantuk terutama sehabis mandi, Anda memilih langsung tidur, bukan? Bisa saja, saat tidur Anda melakukan posisi yang salah, misalnya tidur tengkurap.

Tidur tengkurap dapat meningkatkan kemungkinan nyeri pada daerah leher. Ini karena posisi leher berputar hampir 90 derajat. Selain itu, posisi ini juga kurang ideal bagi tulang belakang.

Jangan-jangan Anda Kena Asam Urat!
Sepertinya tak adil bila langsung menyalahkan “olahraga” tanpa mengecek kondisi kesehatan diri sendiri. Menurut dokter Iqbal dari Klikdokter, pegal yang tak hilang-hilang juga bisa mengindikasikan bahwa Anda terkena asam urat.

Kadar asam urat yang tinggi dalam darah dan menumpuk di sendi akibat makanan berpurin (jeroan, kacang-kacangan, sayuran hijau, seafood) dapat menimbulkan gejala:

Kena Infeksi Virus
Menurut Iqbal, badan yang hendak sakit khususnya akibat infeksi virus flu, bisa menimbulkan beberapa gejala salah satunya pegal di sekujur tubuh. “Rasa pegal itu nantinya akan disertai demam, menggigil, sakit kepala, dan lain-lain”.

Apabila pegal tak kunjung hilang meski sudah 4-5 hari, lebih baik periksakan diri ke dokter. Sebab, pegal setelah olahraga biasanya tak berlangsung lama. Jika berlangsung hampir seminggu, maka dikhawatirkan ada penyakit yang “bersembunyi” di tubuh.

Sejak dulu, masyarakat Indonesia telah memercayai bahwa pegal dapat diatasi dengan pijat. Hal itu pun pernah diteliti dan memang benar hasilnya.

Kabar baiknya lagi, berdasarkan studi yang dipublikasikan Annals of Internal Medicine pada tahun 2011, pijat dapat menjadi terapi yang efektif untuk menangani nyeri punggung.

Studi lain juga membuktikan efektivitas terapi pijat


BERITA TERKAIT