Pengasuh Ponpes Sekaligus Guru Ngaji setubuhi Santinya sampai Tiga Tahun | Berita Terbaru Hari ini

Close

Pengasuh Ponpes Sekaligus Guru Ngaji setubuhi Santinya sampai Tiga Tahun

  • 2020-01-29
  • Editor :junaedi
  • dibaca :429
Pengasuh Ponpes Sekaligus Guru Ngaji setubuhi Santinya sampai Tiga Tahun Kapolres Kediri AKBP Lukman Cahyono saat merilis kasus asusila yang dilakukan seoran guru ngaji (baju orange) terhadap santriwantinya.(ist)

Klikapa.com - Seorang pengasuh pondok pesantren (ponpes) di Kabupaten Kediri, ditangkap polisi setelah dilaporkan telah menyetubuhi santriwatinya yang masih di bawah umur.

Kapolres Kediri AKBP Lukman Cahyono mengatakan, oknum pengasuh ponpes itu berinisial MN, 38. Tersangka selama ini dikenal juga sebagai guru ngaji di pondok pesantren yang dikelolanya.

"Persetubuan itu dilakukan tersangka terhadap santiwatinya sejak Tahun 2017," kata Lukman kepada wartawan, Rabu (29/1/2019).

Menurutnya, tersangka mulai menyetubuhi korban sejak korban duduk di kelas 3 SD hingga 6 SD. Dalam aksinya, tersangka juga mengancam korban untuk tidak menceritakan perbuatannya ini kepada orang lain.

"Persetubuhan yang dilakukan tersangka sudah berlangsung tiga tahun," ujar Lukman.

Hasil pemeriksaan sementara, tersangka mengakui perbuatan yang tak terpuji itu.  Ia menyebut jika perbuatan aasusila itu lakukan setelah korban pulang dari sekolah. 

Korban dipanggil oleh tersangka dan dirayu supaya mau masuk ke dalam kamar. Setelah itu, tersangka melakukan persetubuhan tersebut.

"Perbuatan itu dilakukan tersangka di dalam kamar saat kondisi sepi," jelasnya.

Korban yang sudah tidak kuat akan perlakuan tersangka akhirnya bercerita kepada teman dan guru ngaji lainnya. Cerita tersebut juga didengar oleh keluarga, sehingga mereka tidak terima dan melaporkan tersangka.

"Atas laporan itu, tersangka kami amankan dari pondok," tutur Lukman.

Akibat dari perbuatannya, tersangka terancam hukuman maksimal 15 tahun penjara. Polisi menjeratnya Pasal 81 ayat (1) jo Pasal 76D jo Pasal 81 ayat (3) subs Pasal 82 ayat (1) jo Pasal 76E UU RI Nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.
 


BERITA TERKAIT