Target Tak Terpenuhi, Arema Cari Pengganti Milo | Berita Terbaru Hari ini

Close

Target Tak Terpenuhi, Arema Cari Pengganti Milo

Target Tak Terpenuhi, Arema Cari Pengganti Milo General manajer Arema FC Ruddy Widodo

Klikapa.com -Di pengujung kompetisi musim ini, Manajemen Arema FC sudah menyatakan tidak akan menggunakan lagi jasa pelatih Milomir Seslija di musim depan. Tim Singo Edan telah menyiapkan pelatih baru yang kini tengah negosiasi dengan manajemen.

Itu artinya, kebersamaan pelatih asal Bosnia itu bersama Singo Edan tinggal dua laga lagi. Yakni pertandingan melawan Bali United, Senin (16/12) dan Barito Putera (22/12).

“Bisa dikatakan seperti itu (sisa dua laga). Secara teknis memang sudah gagal walaupun manajemen tidak akan menyalahkan siapa-siapa,” ujar General Manager Arema, Ruddy Widodo, Sabtu (14/12).

Disebutkan, manajemen sudah membuat keputusan untuk nasib pelatih dengan sapaan akrab Milo tersebut. Hanya saja, belum menyampaikan kepada sang pelatih secara langsung. Salah satu pertimbangannya, kompetisi telah memasuk akhir musim.

“Kalau sudah bicara target, seharusnya dia paham. Dengan hasilnya di luar ekspektasi, kami sudah menyiapkan perombakan (termasuk pelatih),” terang dia.

Ruddy mengakui, manajemen malahan sudah mencari alternatif pengganti untuk musim depan. Diakuinya, komunikasi dengan calon pelatih itu sudah berlangsung 2-3 pekan lalu dan Arema tengah berupaya mengejar kesepakatan.

“Kami berharap, nanti setelah akhir kompetisi, pelatih itu sudah ada. Jelang akhir Desember,” tambah pria asal Madiun itu.

Menurutnya, manajemen bergerak cepat untuk mempersiapkan diri menyambut musim depan. Sebab, di kompetisi tahun ini Arema sudah nothing to lose dengan kondisi tim yang tengah menurun. Target pun nyaris tak terkejar.

“Kalau tim mulai berlatih mungkin Januari. Tetapi, dengan adanya pelatih di bulan Desember, kami sudah memperhitungkan kompetisi yang akan dimulai Maret mendatang,” jelasnya.

Dia mengatakan, untuk pelatih pengganti, tim Arema memburu pelatih yang sudah pengalaman dengan Liga Indonesia. “Pelatihnya yang sudah tahu kultur sepak bola Indonesia,” pungkas dia. (ley/jon)


BERITA TERKAIT