Usaha Rental Bangkrut, Puluhan Mobil Rekanan Digadaikan | Berita Terbaru Hari ini

Close

Usaha Rental Bangkrut, Puluhan Mobil Rekanan Digadaikan

  • 2019-12-03
  • Editor :junaedi
  • dibaca :543
Usaha Rental Bangkrut, Puluhan Mobil Rekanan Digadaikan Tersangka Oditya Pradana saat digelandang petugas.(ist)

Klikapa.com -Seorang pelaku penipuan dan penggelapan sejumlah kendaraan bermotor milik beberapa pengusaha rental mobil di Surabaya dan Gresik di bekuk  Unit Reskrim Polsek Sawahan Surabaya. Dia adalah Oditya Pradana, 23,  warga Jalan Simo Sidomulyo 5 / 15 Surabaya.

Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Sandi Nugroho mengatakan modus kejahatan pelaku ini dengan cara menyasar pengusaha rental mobil untuk jadi korbannya.

"Tersangka menyewa mobil kepada korban dengan cara kontrak selama setahun dengan kesepakatan harga yang relatif. Berbekal nama perusahaan yang digelutinya, tersangka meyakinkan korban tidak akan cidera janji. Namun kenyataanya, mobil tersebut malah digadaikan oleh tersangka ke beberapa orang penadah yang masih DPO," kata Sandi, Senin (2/12/2019)

Dari hasil penyelidikan, nominal uang setiap unit yang digadaikan bervariasi mulai Rp 20 Juta hingga Rp 30 juta per unit.

"Tersangka biasanya memposting unit mobil itu ke Facebook atau ditawarkan ke beberapa penadah kenalannya," ujarnya.

Tercatat ada 21 unit kendaraan yang digelapkan oleh tersangka, terdiri dari 19 unit mobil dan dua unit motor.

Salah seorang korbannya, Yessi,34, warga Sidoarjo, mengaku sempat putus asa mencari mobilnya.

Mobil Honda Mobilio putih nopol W 1789 NN miliknya itu dibawa kabur tanpa kabar oleh Oditya sejak bulan September lalu.

"Dia (tersangka) itu nyewa ke saya secara kontrak selama satu tahun dengan biaya sewa Rp 5,5 juta," kata Yessi.

Setelah terjadi perjanjian bermaterai, tersangka kemudian mengirimkan bukti transfer kepada Yessi yang merupakan bukti transfer palsu.

"Saya cek ke pihak bank, ternyata tidak ada transaksi dan capture yang dikirimkan itu palsu," terangnya.

Yessi yang mengetahui jika dirinya telah ditipu, kemudian menghubungi nomor telepon Oditya yang telah tidak aktif.

"Saya sudah putus asa, karena mobil saya ini tidak ada gps nya," lanjutnya.

"Saya bersyukur mobil saya bisa ketemu, saya sudah tidak berharap lagi awalnya. Tapi beruntung ada polisi," tandasnya.

Sementara dalam pemeriksaan petugas tersangka mengaku melakukan kejahatan


BERITA TERKAIT