Ingin Layanan Plus-plus Ditolak Pemandu Karaoke, Pria Ini Tembakkan Pistolnya | Berita Terbaru Hari ini

Close

Ingin Layanan Plus-plus Ditolak Pemandu Karaoke, Pria Ini Tembakkan Pistolnya

  • 2019-11-29
  • Editor :junaedi
  • dibaca :942
Ingin Layanan Plus-plus Ditolak Pemandu Karaoke, Pria Ini Tembakkan Pistolnya Pistol dan surat izin pemilikan senpi milik tersangka yang jadi barang bukti di Polres Malang Kota.(ist)

Klikapa.com -Seorang tamu di rumah karaoke Grand Pesona Resto dan Night Club Jalan Panglima Sudirman, Klojen, Kota Malang, harus berurusan dengan polisi Kamis (28/11/2019) malam. Itu lantaran ia marah dan menembakkan senjata api (senpi) jenis pistol.

Informasi di lapangan pengunjung rumah karaoke yang diketahui bernama Arlin Bin Rianto, 54, marah kepada salah seorang pemandu karaoke.

Pasalnya, pria asal Taman Batuaji Indah II Blok A NO 9A RT 01 RW 07 Kelurahan Sagulung Kota, Kecamatan Sagulung, Kota Batam, Kepri, itu minta layanan plus-plus. Namun sang pemandu karaoke tidak mau dan bahkan lari meniggalkan ruangan.

Menurut Kapolresta Malang, AKBP Leonardus Simarmata, pelaku saat ini sedang dalam pemeriksaan. Pelaku diketahui bekerja sebagai karyawan di PT Bangun Berkah sedang menyewa tempat karaoke di Grand Pesona Resto bersama rekannya Dodik Winarno warga Jalan Borobudur IVD, Rt 003 RW 008, Kecamatan Blimbing.

"Saat itu pelaku ditemani dua pemandu lagu. Saat itu salah satu pemandu lagu itu dipaksa untuk melakukan hubungan badan, namun pemandu lagu itu menolak," katanya, Jumat (29/11/2019).

Masih menurut Simarmata, pemandu lagu itu,  menolak ajakan tamu itu dan berusaha lari keluar.

"Pada saat hendak keluar, pelaku marah dan melempar microphone ke pintu ruangan karaoke. Pemandu lagu berusaha keluar dan lari. Lalu pelaku mengeluarkan pistolnya dan mengeluarkan tembakan di dalam room Aero Smith sebanyak 1 kali tembakan," terangnya.

Diduga perbuatan pelaku karena dalam keadaan pengaruh minuman keras sehingga yang bersangkutan tidak bisa mengkontrol emosi.

"Untuk senjata api yang digunakan telah diamankan di Polresta Malang dan pelaku menjalani proses hukum," pungkasnya.

Selain pelaku, turut diamankan senjata api dengan merk Seecamp LWS kaliber 32 dengan nomor JW4399 berikut Surat Izin Khusus Senjata Api.


BERITA TERKAIT