Orangtua Cerai, Gadis Ini Ikut Kakek Malah Disetubuhi Paman | Berita Terbaru Hari ini

Close

Orangtua Cerai, Gadis Ini Ikut Kakek Malah Disetubuhi Paman

  • 2019-11-20 penulis : Agung Priyo
  • Editor :junaedi
  • dibaca :666
Orangtua Cerai, Gadis Ini Ikut Kakek Malah Disetubuhi Paman Tersangka Saiful, pelaku yang tega menyetubuhi keponakannya berulangkali dalam setahun.

Klikapa.com -Seorang remaja putri menjadi korban tidak asusila paman. Korban nama samarannya Bunga,14. Sedangkan pamannya Saiful, 40, kini ditahan petugas Polres Malang.


Warga Desa Sekarpuro Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang itu dijemput petugas di rumahnya dan kini sedang dalam pemeriksaan intensif di Mapolres Malang, sejak Senin (18/11) lalu.


Tersangka ditangkap setelah mendapat laporan dari kakek korban. Dalam laporannya, korban menjadi budak nafsu sang paman selama setahun. Korban disetubuhi berulang kali.


"Pengakuan tersangka, telah menyetubuhi korban sebanyak empat kali. Namun kami masih mendalami lagi," kata Kanit Pelayanan Perempuan dan Anak Satreskrim Polres Malang, Ipda Yulistiana Sri Iriana, Rabu (20/11).


Selama ini korban tinggal dengan kakeknya. Orang tua korban sudah bercerai sejak dia masih kecil. Rumah kakeknya tidak jauh dengan rumah tersangka. 


Perbuatan asusia tersangka terhadap Bunga dilakukan sejak bulan Juni 2018 lalu. Bermula dari korban yang sering ikut tersangka, mengantarkan anaknya berangkat sekolah. 


Dari kedekatan itu, tersangka memanfaatkan merayu korban.
Korban yang sendirian di rumah kakeknya diajak masuk ke kamar. 


Tersangka memaksa korban untuk melayani nafsunya. Korban sempat berontak dan menolak namun dipaksa dan diancam. Korban juga dijanjikan dibelikan HP. 


"Ketika persetubuhan dilakukan di rumahnya, istri tersangka sempat mengetahui. Kemudian tersangka berjanji tidak mengulangi. Namun kenyataannya, masih saja melakukan hingga lebih empat kali," terang Yulistiana.


Terbongkarnya perbuatan itu bermula dari korban yang sering keluar malam. Kemudian kakeknya meminta perangkat desa untuk menasehatinya. Ketika korban dipanggil oleh perangkat desa inilah, korban akhirnya menceritakan semuanya.


Korban mengaku kalau dirinya keluar malam karena frustrasi. Bunga mengatakan sering disetubuhi oleh pamannya. Mendengar pernyataan korban ini akhirnya perangkat desa dan kakek korban yang tidak terima melaporkan ke polisi.


"Tersangka kami jerat dengan pasal 81 Undang-undang nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas Undang-undang nomor 23 tahun 2002


BERITA TERKAIT