Arema Sayangkan Hanif Dipulangkan Timnas tapi Bersyukur karena Klub sedang Krisis Pemain | Berita Terbaru Hari ini

Close

Arema Sayangkan Hanif Dipulangkan Timnas tapi Bersyukur karena Klub sedang Krisis Pemain

  • 2019-11-18 penulis : Fino
  • Editor :junaedi
  • dibaca :684
Arema Sayangkan Hanif Dipulangkan Timnas tapi Bersyukur karena Klub sedang Krisis Pemain Hanif Sjahbandi dipulangkan dari skuat Timnas.(ipunk)

Klikapa.com -Pemainnya Hanif Sjahbandi dipulangkan dari skuat Timnas arahan Indra Sjafri, disayangkan Arema FC. Hanif dicoret skuat Timnas U-22 yang diplot untuk SEA Games 2019, bersama Alberto Goncalves, Hambali Tholib dan Rifad Marasabessy. 

Dari sisi timnas, kepulangan Hanif ke klub disayangkan tim pelatih Arema. Tapi, dari segi klub, kepulangan Hanif menjadi angin segar bagi Arema FC. Pasalnya, saat ini Singo Edan sedang krisis pemain lini tengah. 

Asisten Pelatih Arema FC Kuncoro menyebut menyayangkan Hanif tak digunakan oleh timnas.

 “Hanif pemain bagus, dia layak timnas, mungkin karena faktor strategi saja dia sampai dipulangkan,” ungkap asisten pelatih Arema, Kuncoro, Senin (18/11).

Namun, Kuncoro menyebut kepulangan Hanif ke Malang masuk dalam momentum yang tepat. Karena, jelang laga krusial lawan Persija Jakarta, lini tengah Arema diragukan bisa full tim. Dengan pulangnya Hanif ke Arema, pelatih bisa sedikit bernapas lega dalam meracik kekuatan lini tengah.

“Tentu kami diuntungkan kalau dia bisa main lawan Persija. Kami sedang kehabisan gelandang,” tambah Kuncoro. 

Menurut mantan pemain Arema era Galatama ini, sebenarnya kualitas Hanif  tidak kalah dari Evan Dimas atau Zulfiandi. Karena, bagi Kuncoro, sosok Hanif telah melahap banyak pengalaman tanding bersama Arema di klub.

Sehingga, naluri gelandang, serta latihan di klub, sangat mendukung Hanif dalam membentuk karakternya sebagia pemain nasional. Karena itulah, Kuncoro menganggap Hanif sebenarnya sangat layak berkostum timnas. Cuma, faktor pelatih sangat menentukan seperti apa strategi dan pemain yang dibutuhkan untuk taktiknya.

“Saya rasa kualitas gelandang timnas U-22 tidak jauh beda, tipis sekali perbedaannya. Tapi, yang membedakan adalah pelatih timnas membutuhkan pemain yang seperti apa. Kalau saya lihat, tim pelatihnya mungkin sudah cocok dengan karakter Evan atau Zulfiandi,” sambung Kuncoro.

Meski ikut kecewa karena Hanif tak berkostum timnas, Kuncoro tidak mau anak asuhnya ini berkecil hati. Sebaliknya, dia menegaskan Hanif harus termotivasi untuk membuktikan bahwa


BERITA TERKAIT