Kasus Ayah Tiri Aniaya Balita Direkonstruksi, Ada Ibu-ibu Tantang Duel Tersangka | Berita Terbaru Hari ini

Close

Kasus Ayah Tiri Aniaya Balita Direkonstruksi, Ada Ibu-ibu Tantang Duel Tersangka

  • 2019-11-07 penulis : Fino
  • Editor :junaedi
  • dibaca :435
Kasus Ayah Tiri Aniaya Balita Direkonstruksi, Ada Ibu-ibu Tantang Duel  Tersangka Terangka ketika melakukan reka ulang penganiayaan yang dilakukan terhadap putrinya tirinya di kamar mandi.(firman)

Klikapa.com -Penganiayaan terhadap anak tiri berusia balita yang berujung kematian di Kota Malang direkonstruksi polisi. Saat terangka Ery Age Anwar, 36, di bawa petugas ke rumah kontrakannya D14, Tlogowaru Indah, warga sempat menyorainya, Kamis (7/11) siang.


Berbagai teriakan dan umpatan dialamatkan kepada ayah yang tega membunuh putri yang masih berusia tiga tahun, Agnes Arnelita itu. Namun Anwar panggilan akrab Ery Age Anwar, hanya tunduk saja.

BACA JUGA: Polisi Akan Merekonstruksi Kasus Penganiayaan Balita oleh Ayah Tiri
 “Bajingan ojo ngguya ngguyu, iku sing gundul. Wanine karo arek cilik. Ayo rene lek wani. (Bajingan jangan ketawa-ketawa, itu yang gundul. Beraninya sama anak kecil, ayo ke sini kalau berani),” teriak ibu-ibu di sekitar perumahan di TKP.


Anwar yang dikawal ketat polisi  datang di lokasi rekonstruknya sekitar sekitar pukul 14.00 WIB. Warga sekitar berkerumun di kawasan ini sejak pukul 13.00 WIB. Selama kurang lebih setengah jam, rekonstruksi berjalan di bawah komando Kapolres Makota AKBP Dony Alexander.

BACA JUGA; Seperti Ini Kejinya Anwar Aniaya Putrinya hingga Meregang Nyawa

Komariyah, seorang warga yang penasaran dan marah atas kejadian itu malah mengaku bolos kerja demi melihat sendiri sosok bapak tiri yang selama ini dia pikir hanya ada di televisi dan sinetron. 


“Saya sampai bolos kerja, ingin lihat wajahnya. Kalau boleh lempar, sudah saya lempar kepalanya,” ujar Komariyah penuh emosi.


Sementara itu selama rekonstruksi, ekspresinya dingin nampak terlihat pada wajah Anwar. Ia sesekali malah senyum. Tak heran warga yang melihat gestur tersangka menjadi geram. 


Menurut Dony, dalam reka ulang itu, setidaknya ada 20 adegan. Adengan itu runtun dari awal penganiayaan Agnes Arnelita, oleh  Anwar. Adegan itu terjadi di empat ruangan yaitu, ruang keluarga, kamar mandi, kamar tersangka dan dapur.

BACA JUGA: Ini Penyebab Kematian Agnes di Tangan


BERITA TERKAIT