Motivator Pemukul 10 Siswa Minta Maaf Tapi Kasusnya jalan Terus | Berita Terbaru Hari ini

Close

Motivator Pemukul 10 Siswa Minta Maaf Tapi Kasusnya jalan Terus

  • 2019-10-19 penulis : Fino
  • Editor :junaedi
  • dibaca :542
Motivator Pemukul 10 Siswa Minta Maaf Tapi Kasusnya jalan Terus Agus Setiyawan alias Agus Piranhamas mengakui khilaf saat menampar 10 siswa SMK 2 Muhammadiyah Malang.(guest)

Klikapa.com -Seorang motivator yang dituduh melakukan penamparan terhadap 10 siswa, Agus Setiyawan alias Agus Piranhamas, sudah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Mapolres Malang Kota. Kasus ini dirilis polisi Sabtu (20/10).

Di hadapan Kapolres Makota AKBP Dony Alexander dan wartawan, Agus yang memiliki catatan panjang sebagai motivator sejak tahun 2000-an, mengaku khilaf saat itu. Dia lepas kontrol, hingga melakukan penamparan terhadap 10 siswa SMK 2 Muhammadiyah Malang. 


“Kejadiannya benar-benar khilaf, karena selama hidup saya baru kali ini melakukan, sebelum ini sama sekali tidak pernah,” kata Agus.

Ia pun menceritakan kronologi kejadian sebelum peristiwa penamparan terjadi.


Saat itu Agus menyebut kejadiannya hari Kamis, pukul 10.00 WIB, Agus mengawali materinya dengan mengajari siswa untuk berani bertanya. Karena itu, dia meminta siswa yang ada di belakang, untuk pindah duduk di depan. Tapi, tidak ada siswa yang mau pindah, sehingga sesinya berlanjut.

Dia mengaku memaparkan soal internet marketing di Instagram, Youtube dan blog. Saat menjelaskan materi ini, dia melihat ada siswa yang tertidur di barisan ketiga. Agus meminta siswa yang tertidur, untuk duduk di depan. Agus melihat, ada siswa lagi yang tidur di bagian belakang.

Agus menyuruh siswa ini untuk duduk di depan panggung. Dia juga meminta agar tidak ada siswa yang tertawa. Karena, siswa yang tertawa akan dihukum. Kejadian dimulai setelah operator proyektor, salah menulis kata goblok dengan kata goblog. Para siswa di dalam ruang tersebut tertawa.

Agus mulai naik pitam, dia bertanya siapa siswa yang tertawa. Akhirnya, 10 siswa maju ke depan. 

“Sebelumnya saya pernah ngomong kalau ada yang tertawa saya pukul mulutnya, di situ saya khilaf. Saya meminta maaf kepada SMK 2 Muhammadiyah, terutama kepada 10 siswa,” katanya.

Meski permintaan maaf diterima, kasus hukum tetap berlanjut. Kapolres Makota, AKBP Dony Alexander menegaskan, Agus dijerat dengan pasal 80 UU


BERITA TERKAIT