Penajam Paser Utara Rusuh, Pelabuhan Ferry Dirusak Massa | Berita Terbaru Hari ini

Close

Penajam Paser Utara Rusuh, Pelabuhan Ferry Dirusak Massa

  • 2019-10-16
  • Editor :junaedi
  • dibaca :617
Penajam Paser Utara Rusuh, Pelabuhan Ferry Dirusak Massa Massa membawa senjata tajam di Pelabuhan Ferry Penajam Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Rabu (16/10/2019).(Istimewa) Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pelabuhan Feri di Calon Ibu Kota Negara Mencekam, Sejumlah Bangunan Dibakar", https://regional.kompas.com/read/2019/10/16/19182341/pelabuhan-feri-di-calon-ibu-kota-negara-mencekam-sejumlah-bangunan-dibakar. Penulis : Kontributor Samarinda, Zakarias Demon Daton Editor : Farid Assifa

Klikapa.com -Kerusuhan terjadi di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. Kerusuhan itu diduga dipicu ketidakpuasan keluarga korban dalam penanganan kasus dugaan penganiayaan.

Sejumlah massa mendatangi Pelabuhan Penajam, dan merusak fasilitas pelabuhan. Loket penjualan tiket di Pelabuhan dibakar massa.

Kabid Humas Polda Kalimantan Timur, Kombes Pol Ade Yaya Suryana, mengatakan saat ini kondisi di Pelabuhan sudah kembali normal.

"Situasi sudah kondusif. Pemadam kebakaran juga sudah masuk ke Tempat Kejadian Perkara (TKP)," kata Ade Yaya seperti dikutip cnnindonesia.com, Rabu (16/10).

Ade menceritakan, peristiwa itu bermula ketika Polres Penajam Paser Utara menyelidiki kasus pidana penganiayaan. "Di kasus itu kami menangkap tiga orang, sebenarnya sudah ditangani, tapi keluarga korban tidak puas," katanya.

Tiga orang tersangka penganiayaan itu, kemudian dipindahkan oleh polisi ke Polres Balikpapan demi alasan keamanan. Polisi juga telah berdialog dengan keluarga dan tokoh masyarakat pada Selasa (15/11) untuk membicarakan soal ketidakpuasan keluarga korban.

Hari ini, massa dari pihak keluarga korban mendatangi pelabuhan dan mencari keluarga pelaku."Sekitar pukul 12.00 Wita, massa sudah berkumpul dan kemudian, merusak pelabuhan," katanya.

Ade mengatakan, polisi telah berdialog dengan massa. "Kami meminta agar tidak melakukan upaya-upaya yang melanggar hukum," kata Ade.

Kerusuhan pecah sekitar pukul 13.00 Wita. Ratusan massa membawa senjata tajam mendatangi pelabuhan dan merusak pos loket tiket kapal klotk. Massa juga sempat menghentikan aktivitas transportasi penyeberangan.

Polisi dan TNI masih bersiaga di lokasi untuk mengamankan pelabuhan dan mengantisipasi aksi susulan.

"Ada dua SSK brimob, Sabhara, Polair, dan juga TNI. Tapi kami berharap yang terpenting masyarakat tidak terpancing," kata Ade.


BERITA TERKAIT