Dua Mahasiswi Ikut dalam Sindikat Aborsi | Berita Terbaru Hari ini

Close

Dua Mahasiswi Ikut dalam Sindikat Aborsi

  • 2019-10-14 penulis : Fino
  • Editor :junaedi
  • dibaca :527
Dua Mahasiswi Ikut dalam Sindikat Aborsi Lima orang tersangka sindikat aborsi yang diringkus polisi.(firman)

Klikapa.com -Pengungkapan kasus sindikat aborsi oleh Polres Malang Kota sekaligus telah menetapkan lima orang tersangka. Mereka kini sedang dalam pemeriksaan intensif.


Menurut Kapolres Makota AKBP Dony Alexander, lima orang tersangka itu adalah Adis, 20, alias ASF, warga Jalan Bima Sakti, Bedali Lawang, Tirta, 22, alias TDS warga Jalan Abdilah Desa Tirtomoyo Pakis, Belay, 20, alias BHN, warga Jalan Teluk Etna Arjosari Blimbing, Indah, 32, alias II, warga Jalan Ki Ageng Gribig Madyopuro Kedungkandang, dan Tri, 48, alias TS, warga Jalan Kapi Pramuja Desa Sekarpuro Kecamatan Pakis.

Mereka ditangkap berikut sejumlah barang bukti. Bukan saja obat-obatan untuk aborsi, tetapi juga ada wadah serta bungkusan ini, organ tubuh berukuran kecil. 

BACA JUGA: Polres Malang Kota Bongkar Sindikat Aborsi Yang Nyasar Mahasiswi

Seperti tengkorak, tulang belakang, rusuk, serta sisa-sisa janin manusia yang sempat terkubur para tersangja di kawasan perkebunan Kabupaten Pasuruan.

''Benar, tulang belulang itu adalah bagian yang tersisa dari janin tanpa nama berusia tujuh bulan. Janin tersebut, digali oleh Satreskrim Polres Makota setelah membongkar sindikat aborsi di Kota Malang,” terang Dony kepada wartawan, Senin (14/10).


Pengungkapan kasus ini, berawal dari informasi masyarakat yang mencurigai adanya penjualan obat aborsi di sebuah apotek di Pasar Besar. Dari sini, polisi melakukan pengembangan dan mengamankan tersangka Tirta pada awal Oktober 2019. Dari penangkapan ini, polisi melakukan penangkapan lagi.


Yaitu, penangkapan terhadap Belay dan Adis, mahasiswi kampus swasta di Kota Malang. Dua tersangka itu yang pemesan obat-obatan kepada Tirta. 


Adis, adalah pelaku yang melakukan aborsi. Sementara Belay yang merekomendasikan pembelian obat penggugur kandungan kepada Tirta.


Setelah menangkap dua mahasiswi ini, polisi juga mengamankan Indah sebagai apoteker yang memberikan obat itu kepada Tirta. 

Selain itu polisi juga menangkap Tri sebagai pemasok obat-obatan aborsi ini kepada Indah. Polisi mengamankan berbagai barang bukti, mulai dari


BERITA TERKAIT