Sebulan Buron, Maling Toko Bangunan Poncokusumo Diringkus | Berita Terbaru Hari ini

Close

Sebulan Buron, Maling Toko Bangunan Poncokusumo Diringkus

  • 2019-10-10 penulis : Agung Priyo
  • Editor :junaedi
  • dibaca :817
Sebulan Buron, Maling Toko Bangunan Poncokusumo Diringkus Tersangka Romdhi Afani serta barang bukti yang diamankan.

Klikapa.com -Buron sebulan lebih, seorang pencuri ditangkap Unit Reskrim Polsek Poncokusumo. Ia adalah Romdhi Afani,20, warga Desa Pandansari Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang Kamis (10/10). 


"Tersangka kami tangkap di tempat persembunyiannya di wilayah Kecamatan Waru, Sidoarjo. Ia kami amankan setelah mendapat informasi tempat persembunyiannya," kata Kanitreskrim Polsek Poncokusumo, Aiptu Andik Risdianto, Kamis, (10/10).

Menurutnya, tersangka ditangkap atas laporan Ana Khamidah Thusolikhah, 31, warga Desa Pandansari Kecamatan Poncokusumo. Ana melaporkan kasus pencurian yang terjadi di toko bangunan miliknya pada 28 Agustus 2019 lalu.

Tersangka mencuri pada tengah malam. Modusnya, tersangka masuk ke dalam toko dengan menjebol atap. Setelah itu, ia mengambil HP serta uang Rp 5 juta di laci dalam kamar.

Korban baru mengetahui tokonya dibobol maling, pagi harinya saat hendak membuka toko. Ia melihat HP miliknya yang ditaruh di atas meja sudah tidak ada.

Termasuk uang dalam laci juga amblas. Korban kemudian memeriksa di sekitar lokasi dan menemukan bercak kaki di lantai. Termasuk atap toko bangunan yang sudah jebol.

Korban pun segera melapor ke Polsek Poncokusumo. Berdasarkan laporan itulah, polisi menyelidiki kasusnya. Begitu mendapat petunjuk, petugas mengejar tersangka yang merupakan protolan SD ini.

Dari hasil pemeriksaan, tersangka mengaku tidak hanya sekali mencuri. Dia mengaku sudah lima kali mencuri. Yakni, pada tanggal 28 Agustus, 4, 11 dan 15 September, serta terakhir pada tanggal 1 Oktober 2019 lalu. 

Modus pencurian yang dilakukan sama, yaitu pada malam hari dengan menjebol plafon.

"Barang bukti yang kami amankan adalah sebuah HP merk Advan yang dibeli dari hasil mencuri, serta sisa uang Rp 420 ribu dan rekaman CCTV," paparnya.(agp/lim)


BERITA TERKAIT