Terungkap, Ini Penyebab Sriwijaya Direkomendasikan Stop Operasi | Berita Terbaru Hari ini

Close

Terungkap, Ini Penyebab Sriwijaya Direkomendasikan Stop Operasi

  • 2019-09-30
  • Editor :junaedi
  • dibaca :484
Terungkap, Ini Penyebab Sriwijaya Direkomendasikan Stop Operasi ilustrasi.(ist)

Klikapa.com -Inilah alasan mengapa sampai Sriwijaya Air direkomendasikan untuk menghentikan operasionalnya.

Rekomendasi penghentian operasional itu disampaikan oleh Direktur Kualitas, Keselamatan, dan Keamanan Sriwijaya Air Toto Soebandoro melalui surat resmi yang ditujukan kepada Pelaksana Tugas Direktur Utama Sriwijaya Air Jefferson I Jauwena. 

Dalam surat tersebut terungkap ternyata pemerintah menindak Sriwijaya Air untuk menghentikan operasi penerbangannya karena sejumlah alasan.

BACA JUGA: Surat Permohonan Stop Operasi Tak Digubris, Dua Direktur Sriwijaya Air Mundur

Salah satunya, karena keterbatasan direktorat teknik perusahaan untuk meneruskan dan mempertahankan kelaikudaraan dengan baik.

Alasan lain, belum ada laporan keuangan sampai batas waktu yang telah ditentukan, serta ada catatan temuan ramp check yang dilakukan oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Udara.

Dari laporan itu diketahui bahwa ketersediaan perlengkapan, minimum spare dan jumlah qualified engineer yang ada ternyata tak sesuai dengan laporan yang tertulis dalam kesepakatan yang dilaporkan kepada Dirjen Perhubungan Udara dan Menteri Perhubungan.

Termasuk bukti bahwa Sriwijaya Air belum berhasil melakukan kerja sama dengan JAS Engineering atau Maintenance Repair and Overhaul (MRO) lain terkait dukungan Line Maintenance.

Hal itu berarti Risk Index masih berada dalam zona merah 4A (tidak dapat diterima dalam situasi yang ada), yang dapat dianggap bahwa Sriwijaya Air kurang serius terhadap kesempatan yang telah diberikan pemerintah untuk melakukan perbaikan.

"Kami merekomendasikan Sriwijaya Air menyatakan stop operasi atas inisiatif sendiri (perusahaan) atau melakukan pengurangan operasional disesuaikan dengan kemampuan untuk beberapa hari ke depan, karena alasan memprioritaskan safety (keamanan)," demikian tertulis dalam surat resmi yang terbit Senin (30/9).

Hal itu akan menjadi nilai lebih bagi perusahaan yang benar-benar menempatkan keamanan sebagai prioritas utama.

Jika dalam beberapa hari kemudian Sriwijaya Air dengan persiapan yang lebih matang telah merasa siap kembali untuk beroperasi, maka manajemen cukup melaporkan kepada DKPPU agar lebih mudah memperoleh izin terbang kembali.

Sebaliknya, jika Sriwijaya Air dinyatakan setop operasi karena


BERITA TERKAIT