Pensiunan Guru Nekat Bunuh Diri, Ini Penyebabnya | Berita Terbaru Hari ini

Close

Pensiunan Guru Nekat Bunuh Diri, Ini Penyebabnya

  • 2019-09-08 penulis : Agung Priyo
  • Editor :junaedi
  • dibaca :849
Pensiunan Guru Nekat Bunuh Diri, Ini Penyebabnya Petugas Polsek Wagir ean warga ketika berusaha mengevakuasi korban di rumahnya

Klikapa.com -Seorang waga Dusun Tulusayu Desa Sidorahayu Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang, nekat mengakhiri hidup dengan gantung diri, Minggu (8/9).

Korban adalah Suwignyo, 65. Jasadnya ditemukan tergantung di ruang tamu dengan menggunakan tali tampar. Diperkirakan korban nekat gantung diri lantaran depresi. Selain karena berpisah dengan istrinya, juga sakit-sakitan.

"Jenazahnya kami mintakan visum luar di Puskesmas Wagir. Keluarga tidak berkenan dilakukan otopsi, karena menerima kematiannya sebagai musibah," jelas Kapolsek Wagir AKP Mey Suryaningsih.

Informasinya, korban adalah pensiunan seorang guru. Sebelumnya dia tinggal dengan istri dan anaknya di wilayah Kota Batu. Karena permasalahan keluarga, akhirnya korban berpisah dengan istrinya.

"Setelah pisah dengan istrinya, sekitar 5 tahun lalu kembali pulang ke kampung halamannya di Dusun Tulusayu," ujar salah satu warga.

Suwono, adik korban yang rumahnya bersebelahan mengatakan bahwa selama ini korban tinggal sendiri. Korban juga diketahui mengalami sakit-sakitan.

Minggu (8/9) pagi sekitar pukul 05.00 sebelum ditemukan tergantung, korban sempat dibangunkan oleh Asniati, adiknya (suami Suwono). 

Namun ketika dipanggil berulang kali tidak ada jawaban. Termasuk saat pintu rumah diketuk, juga tidak mendapat respon. 

Sampai pukul 07.00, korban juga belum tampak keluar. Keluarga yang curiga lantaran lampu teras masih menyala, kembali menggedor pintu. Lagi-lagi tidak ada sahutan dari korban. 

Lantaran curiga, akhirnya keluarga memutuskan untuk mendobrak pintu. Saat itulah baru diketahui kalau korban tewas tergantung. 

"Dari hasil olah TKP dan evakuasi tubuhnya, tidak ditemukan bekas tanda kekerasan," sambung Kapolsek Wagir. Sementara pihak keluarga lainnya, ketika dikonfirmasi tidak berkenan.(agp/lim)
 


BERITA TERKAIT