Seminggu Tak Pulang Bapak Ini Ditemu Tergantung Membusuk di Pohon | Berita Terbaru Hari ini

Close

Seminggu Tak Pulang Bapak Ini Ditemu Tergantung Membusuk di Pohon

  • 2019-08-17 penulis : Fino
  • Editor :junaedi
  • dibaca :3339
Seminggu Tak Pulang Bapak Ini Ditemu Tergantung Membusuk di Pohon Petugas saat mengevakuasi jasad korban di TKP.(fino)

Klikapa.com -Lima hari tidak pulang, Senidi, 65, petani asal Dusun Krajan, Desa Kedungsalam Donomulyo, Kabupaten Malang ditemukan dalam kondisi mengenaskan, Jumat (16/8). Tubuhnya ditemukan dalam kondisi tergantung dan membusuk, di ladang milik warga Dusun Krajan, Kedungsalam, Kabupaten Malang..


Jenazahnya, ditemukan pukul 09.00 WIB oleh kakak iparnya. Kasus ini pun segera menghebohkan warga. Polisi pun segera datang dan melakukan penyelidikan.


Informasi keluarga,  Senidi  meninggalkan rumah sejak Minggu (11/8). Sejak itu, Senidi tak kunjung pulang ke rumah. Usai salat Idul Adha lalu, keluarga berupaya mencari keberadaan Senidi, tapi nihil.

Selama lima hari, keluarga berupaya mencari informasi tentang Senidi ke tetangga sekitar rumah namun tak membuahkan hasil.

Akhirnya, pada Jumat pagi, Sutami, yang juga kakak ipar Senidi, sedang mencari daun melinjo di ladang. Dia kaget, karena melihat tubuh adik iparnya dalam kondisi membusuk, dan leher tergantung di pohon ketela.

Dia berteriak, dan meminta pertolongan warga. Petugas yang menerima laporan, segera mendatangi lokasi. Unit Reskrim Polsek Donomulyo yang dipimpin Ipda M Arif K, melakukan olah TKP, sekaligus mengevakuasi jenazah.

Hasil penyelidikan, di lehernya, terdapat tali tampar plastik yang membelit dan sudah bercampur dengan kulit korban yang melepuh karena pembusukan daging. Petugas, mengevakuasi jenazah korban ke Puskesmas Donomulyo.

Namun, pihak keluarga, menolak untuk dilakukan otopsi. Pasalnya, keluarga menganggap hal ini musibah, dan meminta korban untuk segera dimakamkan. Karena itu, mereka membuat surat pernyataan yang menyatakan tidak akan menuntut siapapun atas kejadian musibah tersebut.

“Tanda-tanda lain tidak bisa disimpulkan karena kondisi korban sudah membusuk. Pihak keluarga menolak otopsi, sehingga mereka membuat surat keberatan itu. Jenazahnya, dikembalikan kepada keluarga untuk dimakamkan,” tutup Arif.(fin)


BERITA TERKAIT