Dua Pengemudi Kebut-kebutan yang Tabrak Pemotor Jadi Tersangka | Berita Terbaru Hari ini

Close

Dua Pengemudi Kebut-kebutan yang Tabrak Pemotor Jadi Tersangka

  • 2019-08-06 penulis : Fino
  • Editor :junaedi
  • dibaca :648
Dua Pengemudi Kebut-kebutan yang Tabrak Pemotor Jadi Tersangka Dua mobil yang digunakan kebut-kebutan di dalam kota setelah menabrak pemotor yang dijadikan barang bukti.

Klikapa.com –Dua pengemudi mobil yang kebut-kebutan di Jalan Letjen S Parman, Kota Malang dan menewaskan satu orang pengendara motot Minggu (4/8), ditetapkan sebagai tersangka. Merema saat ini masih dalam pemeriksaan petugas.

 
“Dua pengemudi itu masih diamankan, belum diperbolehkan pulang. Karena, mereka dikenakan pasal 310 ayat 4 UU RI nomor 22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan,” kata Kanit Laka Satlantas Polres Malang Kota Ipda Deddy Catur, Selasa (6/8). 


Kedua pengemudi itu Andryan K, 26, warga Blimbing Indah Tengah dan Aldo P, 25, warga Jalan Ikan Paus. Mereka harus menjalani pemeriksaan terkait kecelakaan yang akibat satu orang meninggal dan lima orang terluka akibat ulah mereka kebut-kebutan di jalan.

Sebelumnya, Andryan, pengemudi mobil Honda Accord DK 261 IE, dan Aldo pengendara Audi N 1294 JS, menabrak enam orang pengendara motor. Satu di antaranya meninggal dunia. Kecelakaan ini, terjadi pada Minggu (4/8) pukul 02.30. 

BACA JUGA: Dua Mobil Kebut-kebutan di Kota Malang, Ibu-ibu Tewas dan Lima ...

Korban meninggal adalah Sri Widias N, 34, warga Randuagung Gondang Barat Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang.

Sementara, korban luka yang saat ini masih dirawat di RSSA Malang yaitu Julio, 16, warga Lesanpuro, dan Salman, 19, warga Jalan Mayjen Sungkono. 

Julio saat itu membonceng Salman di atas motor Honda Vario 125 N 6895 GX. Anton, 27, warga Jalan Simpang Peltu Sujono, membonceng Ditta, 21, warga Tanjung Tirto Singosari, Diajeng, 20, warga Watugede Singosari, serta korban meninggal Sri Widias.

Menurut Deddy, kedua tersangka cukup kooperatif. Mereka mau bekerjasama dan memberikan keterangan kepada petugas. 

“Keduanya kooperatif dan mengakui kesalahannya,” ujar Deddy. 

Meski demikian, polisi masih melakukan penyidikan untuk melengkapi berkas kasus kecelakaan tersebut.

“Kami masih akan menambah olah TKP ulang, sebagai pelengkap keterangan,” tandasnya. 

“Dari penyelidikan awal, dua mobil ini melaju dengan kecepatan tinggi dari selatan ke utara. Kedua


BERITA TERKAIT