Pelukan Erat Terakhir Ibu Guru Menjadi Kenangan Satu Korban Kebakaran | Berita Terbaru Hari ini

Close

Pelukan Erat Terakhir Ibu Guru Menjadi Kenangan Satu Korban Kebakaran

  • 2019-07-24 penulis : kerisdianto
  • Editor :junaedi
  • dibaca :987
Pelukan Erat Terakhir Ibu Guru Menjadi Kenangan Satu Korban Kebakaran rumah Abdullah di Jalan Hasanudin, Kota Batu yang terbakar dan menewaskan empat anaknya.(kerisdianto)

BATU-Empat jenazah putra putri pasangan Abdullah dan Herlina yang menjadi korban kebakaran rumahnya di Jalan Hasanudin, Kota Batu, dimakamkan, Rabu (24/7). Diiringi tangisan pilu orangtua dan orang yang mengenalnya, mereka dimakamkan dalamsatu liang yang sama.

Sebelumnya, jenazah sempat di salatkan di masjid di dekat rumah korban. Sejumlah guru dan teman-teman mereka di sekolah juga nampak ada di pemakana.

Dikamar ini para korban terpanggang hidup-hidup

Ningsih guru SD Alam Ar-Rohmah mengaku sempat memeluk erat Rahma Ramadhani,10, Selasa 23 Juli 2019 saat di sekolah. Rupanya itu pelukan terakhirnya. Sebab malam harinya, Rahma bersama tiga adiknya terpanggang api di rumahnya. 

Ketiga adiknya itu adalah Na'illah Fatinah Sholihah,9, Anisa Dzakiroh,7 dan Naufal Nasrulloh 6. Ketika ditemukan petugas pemadam kebakaran. Naufal dalam posisi membaca buku, sedangkan tiga kakaknya di atas ranjang sambil menutupi muka.

Tragedi menyayat hati itu terjadi di rumah kontrakan diJalan Hasanudin No. 37, Dusun Jeding, Desa/Kecamatan Junrejo, Kota Batu, Selasa (23/7) sekitar pukul 21.30 WIB. Keempat bersaudara tersebut tak terselamatkan karena terjebak kebakaran yang meruntuhkan atap kamar mereka. 

Empat anak-anak korban kebakaran rumahnya yang dimakamkan dalam satu liang lahat.

Di rumah itu ada delapan penghuni, ayah dan ibu mereka Abdullah34 dan Herlina, 35 hanya berhasil menyelamatkan dua adik mereka. Yakni Aidah Nasiro, 5, anak ke lima dan Syabiah Nur Fatin,3 anak terakhir.

Sedangkan, Rahma dan tiga adiknya yang berada dalam satu kamar, meregang dilahap api. Tentu pihak sekolah SD Alam Ar Rohmah berduka. Sebab, tiga kaka beradik yang menjadi korban bersekolah di sana. Rahma anak pertama kelas 4E, anak kedua Na'illah Fatinah Sholihah kelas 3C dan anak ketiga Annisa Dzakiroh (7) kelas 1B SD Alam Ar Rohmah, Dau, Kabupaten Malang. Sedangkan satu korban lagi, anak nomor empat dan satu-satunya lelaki, Naufal Nasrulloh masih sekolah


BERITA TERKAIT