Pencuri Perhiasan Majikan Mengaku Habiskan Rp 250 Juta untuk Foya-foya | Berita Terbaru Hari ini

Close

Pencuri Perhiasan Majikan Mengaku Habiskan Rp 250 Juta untuk Foya-foya

  • 2019-07-15 penulis : Fino
  • Editor :junaedi
  • dibaca :2034
Pencuri Perhiasan Majikan Mengaku Habiskan Rp 250 Juta untuk Foya-foya Tersangka pencuri perhiasan milik majikannya yang mengaku telah habisnya Rp 250 juta hasil dari menjual perhiasan.(ipunk)

Klikapa.com -Dwi alias DY pelakaku pencurian pehiasan di rumah seorang dokter di Jalan Borobudur, Kota Malang, mengaku hasil penjualan perhiasan itu untuk foya-foya.


Dwi mengaku bisa segera menjual perhiasa milik majikannya itu karena dicuri berikut surat-suratnya. Namun ia mengaku tidak menjual sendirian.

Kepada petugas, ia mengaku perhiasan yang dicuri itu diserahkan kepada Didik S, 36, warga Kedungbanteng Sumbermanjing Wetan, dan Sih S, 35, warga Tambakrejo Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang, untuk dijual. 

BACA JUGA: PRT Gondol Perhiasan Majikannya Senilai Rp 850 Juta


Kedua orang itu juga sudah ditangkap polisi. Mereka juga sedang dalam pemeriksaan. Mereka dianggap ikut bekerjasama dan menikmati hasil curian.


"Setelah mencuri, tersangka menyerahkan emas berlian kepada penadah, untuk dijual kepada toko emas. Karena emas berlian yang dijual bersurat, toko emasnya tidak curiga," kata Kasatreskrim Polres Malang Kota AKP Komang Yogi Arya Wiguna kepada wartawan, Senin (15/7).


Uang senilai Rp 250 juta diserahkan oleh Didik dan Sih kepada Dwi. Komang menambahkan, toko emas di Kabupaten Malang tempat menjual barang-barang tersebut akan menjadi saksi kasus pencurian ini.


"Toko emas itu nantinya bisa menjadi saksi," tutup Komang.


Saat diinterogasi petugas, pelaku mengaku baru kali ini mencuri. “Baru sekali,” kata saat ditanya Kompol Ari Trestiawan, Wakapolres Makota.


Menurut dia sudah sekitar enam bulan bekerja di rumah korban. Sebelumnya, pelaku bekerja di Surabaya, juga sebagai pembantu rumah tangga, selama satu tahun. 


Ia mengaku yang diterima dari hasil penjualan perhiasan, diterima menerima uang Rp 250 juta. Namun uang itu sudah dihabiskan. 


“Uang di tangan tersangka sudah habis, diduga untuk memenuhi kebutuhan ekonomi, serta senang-senang,” kata Komang (fin/lim)


BERITA TERKAIT