Kanit Reskrim Polsek Pakis Dicatut Penipu | Berita Terbaru Hari ini

Close

Kanit Reskrim Polsek Pakis Dicatut Penipu

  • 2019-07-10 penulis : Agung Priyo
  • Editor :junaedi
  • dibaca :477
Kanit Reskrim Polsek Pakis Dicatut Penipu Kutipan pesan pelaku yang dikirim ke salah satu teman Aiptu Teguh Darmawan. Dan imbauan yang diberikan Teguh, melalui status WA.

Klikapa.com -Nama Kanitreskrim Polsek Pakis, Kabupaten Malang Aiptu Teguh Darmawan, dicatut untuk melakukan penipuan. Pelaku memakai foto Teguh Darmawan untuk profil nomor WhatsApp (WA) yang digunakan menipu. 


"Foto saya yang digunakan untuk profil nomor WA itu, diambil dari akun Facebook (FB) saya," ujar Teguh Darmawan,mengkonfirmasi, Rabu (10/7).


Menurutnya, namanya dicatut untuk melakukan penipuan, sudah terjadi sejak sebulan lalu. Waktu itu ada temannya yang menghubungi, menanyakan apakah nomor WA miliknya ganti.

Peringatan yang disampaikan Kanitreskrim Polsek Pakis, Kabupaten Malang Aiptu Teguh Darmawan usai namanya dicatut untuk penipuan

"Saya jawab kalau nomor saya masih tetap, teman saya mengatakan mungkin ada orang iseng yang menghubunginya. Setelah itu, sudah tidak berpikir kalau nama saya dicatut untuk penipuan," terangnya.


Baru beberapa hari terakhir ini, kembali pelaku memanfaatkan namanya untuk melakukan penipuan. Pelaku menghubungi beberapa teman Teguh, yang tergabung dalam komunitas mobil Blazer Indonesia Club. Kebetulan Teguh merupakan Ketua Rayon wilayah Jawa Timur.


Modus penipuannya cukup baru. Yakni menawarkan ada lelang kendaraan, yang dijual dengan harga murah. Pelaku sanggup membantu untuk memenangkan lelang.


Syaratnya, pelaku meminta dikirim foto copy KTP serta KK. Syarat itu hanya untuk mengelabuhi korbannya. Setelah identitas terkirim, pelaku mengatakan bahwa pengajuan korban diterima.


Selanjutnya, untuk pembayarannya pelaku meminta ditransfer. Namun sebelum mentransfer uang jadi, pelaku meminta dikirim pulsa di dua nomor HP berbeda. Alasannya, untuk anggota polisi dan Jaksa yang membantu memuluskan proses lelangnya.


"Untungnya ketika diminta itu, beberapa teman tidak langsung merespon. Tetapi mengonfirmasikan kepada saya. Karena mereka tahu kalau setiap ada keperluan penting, saya tidak pernah komunikasi lewat WA. Melainkan langsung menghubungi lewat telepon," jelasnya.


Teguh menambahkan, sempat melacak nomor HP milik pelaku, lewat bantuan temannya. Diketahui bahwa pelaku ternyata berada di Sumatera Utara. 

"Saya juga sudah menghubungi pelaku, mengatakan kalau


BERITA TERKAIT