Tertangkan Basah, Satu dari Dua Pencuri Motor Klenger Digebugi Warga | Berita Terbaru Hari ini

Close

Tertangkan Basah, Satu dari Dua Pencuri Motor Klenger Digebugi Warga

  • 2019-07-10
  • Editor :junaedi
  • dibaca :1710
Tertangkan Basah, Satu dari Dua Pencuri Motor Klenger Digebugi Warga Tersangka Sahri ketiga ditangkap warga, klenger setelah dihajar massa yang murka.(ist)

Klikapa.com –Pelaku penurian kendaraan bermotor (Curanmor) klenger dihajar massa. Ia tertangkap tangan ketika mencuri sepeda motor di Jalan IR Rais, Kota Malang, Rabu (10/7) pagi. 


Beruntung petugas Polsek Sukun, Kota Malang segera mengamankan sehingga jiwanya bisa diselamatkan. Karena saat itu massa sudah berteriak akan membakarnya.


Tersangka mengaku bernama Sahri, 45, warga Desa Gedangan Kidul Kecamatan Gedangan Kabupaten Malang. Saat ditangkap, ia bersama temannya yang kabur.


Informasi di TKP, kejadian itu sekitar pukul 04.30. Ketika itu, salah seorang warga Hadi Sutrisno, 22, Jalan IR Rais Gang 9 melihat dua orang mencurigakan pakai masker duduk di atas motor Honda Beat di dekat rumah Mukhlis, tetangganya. 


Merasa curiga, Hadi lantas mengawasi sambil bersumbunyi. Kecurigaannya benar. Dua orang yang diamati, merusaha mengambil motor Yamaha Vixion, EB 3512 IA milik Mukhlis, dosen asal Flores yang kuliah di Universitas Brawijaya (UB). 


Spontan Hadi berteriak maling hingga membuat warga berdatangan dan menangkap pelaku. Dua pelaku kabur dan Sahri tertangkap. Ia menajdi sasaran amuk massa. Bahkan karena emosional, ada yang sempat mengusulkan pelaku dibakar. 


Beruntung provokasi itu berhasil diredam warga yang lain. Polisi yang datang segera mengamankan.


Ternyata Motor Honda Beat, AG 2377 UJ yang sempat ditinggal mereka, diketahui juga hasil curian. Motor itu dicuri di kawasan Dinoyo.


''Saya sempat baca komen di Facebook komunitas Malang kalau sekitar pukul 04.00 ada yg kehilangan motor Beat di Dinoyo Gang 10. Setelah saya cek dan saya cocokkan di Polsekta Sukun ternyata motor Honda Beat," tegas Hadi. 


Pemilik Honda Beat diketahui bernama Restu, 23, warga Nganjuk yang kuliah di Universitas Islam Malang (Unisma).


Sampai saat ini  kasusnya masih dalam proses pemeriksaan polisi. 


"Tersangka masih menjalani perawatan medis, kami belum memeriksanya. Nanti setelah kami periksa akan kami rilis kasusnya," kata Kapolsekta Sukun,


BERITA TERKAIT