Inilah Fakta dari Kasus Menggadaikan Istri Rp250 Juta di Lumajang | Berita Terbaru Hari ini

Close

Inilah Fakta dari Kasus Menggadaikan Istri Rp250 Juta di Lumajang

  • 2019-06-18
  • Editor :junaedi
  • dibaca :1650
Inilah Fakta dari Kasus Menggadaikan Istri Rp250 Juta di Lumajang Kapolres Lumajang AKBP M Arsal Sahban saat berbincang dengan Hori (paling kanan), Hartono dan Lasmi.(dok.tribun)

LUMAJANG -Inilah sejumlah fakta terbaru dari kasus suami gadaikan istri Rp250 Juta di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Fakta itu terkuak setelah polisi melakukan pemeriksaan secara inensif terhadap orang-orang atau saksi yang terlibat dalam kasus ini.

Hori,43, sang suami yang gadaikan Lasmi istrinya mengaku utang Rp 250 juta kepada Hartono, 38, tidak ada. Semuanya hanya tipu-tipu belaka. Bahkan aksi tipu-tipunya itu Hori memanfaatkan Lasmi, istrinya. 

Aksi tipu-tipu itu berawal saat kedua lelaki dari kampung halaman yang sama, Lampung, mengadu nasib dengan menjadi tenaga kerja Indonesia di Malaysia. 

Kapolres Lumajang AKBP M Arsal Sahban, mengetahui jelas kasus ini setelah berbicara dengan dengan Lasmi dan Hartono di Mapolres Lumajang, Jumat (14/6/2019). 

BACA JUGA: Suami Gadaikan Istri Rp 250 Juta, Terungkap setelah Pembunuhan

Hori meminjam uang kepada Hartono mencapai Rp 250 juta dan Hartono mengakui hal itu. Uang sebesar itu tidak diberikan secara langsung, namun diberikan secara bertahap hingga mencapai total Rp 250 juta. 

Peminjaman itu disebut untuk dalih bisnis. Hori, warga Desa Jenggrong, Kecamatan Ranuyoso, Kabupaten Lumajang, mengenal Hartono, warga Desa Sombo, Kecamatan Gucialit, Lumajang, saat sama-sama bekerja di Malaysia. Hori hanya empat bulan bekerja di negeri jiran itu kemudian pulang ke Lumajang. 

Namun mereka masih tetap berkomunikasi. Bahkan dalam komunikasinya itu, Hori mengajak Hartono berbisnis. Bisnis yang ditawarkan mulai dari penanaman pohon sengon, tambak udang, sampai ayam aduan. 

Saat berbisnis sengon, Hartono sudah keluar uang Rp 10 juta. Namun Hartono tidak menikmati hasil dari penjualan pohon sengon itu. Meski telah ditipu, Hartono masih mau diajak bisnis oleh Hori. Sampai akhirnya Hori menjanjikan bisnis tambak udang kepada Hartono. 

Untuk memuluskan peminjaman uang itu, Hori mengenalkan seorang perempuan kepada Hartono. Perkenalan dilakukan melalui telepon. Perempuan itu disebutnya bernama Holifah dan dikenalkan oleh Hori sebagai pemilik tambak udang di Banyuwangi. 

BACA JUGA: Istri Yang Dijaminkan


BERITA TERKAIT