Demo Hongkong | Berita Terbaru Hari ini

Close

Demo Hongkong

  • 2019-06-12
  • Editor :husnun
  • dibaca :1320
Demo Hongkong

Catatan Dahlan Iskan

Waktu saya transit di Hongkong beritanya sudah hangat: akan ada demo besar. Tanggal 9 Juni 2019.

Waktu saya mendarat di Seattle, Amerika, saya baca: 1 juta orang turun ke jalan. Di depan parlemen Hongkong. Koran-koran Amerika menjadikan foto demo itu di halaman pertama. Terasa sekali besarnya.

Waktu saya tiba di Portland, Oregon, saya baca: demo berkembang menjadi ricuh.

Waktu saya transit di Denver saya dapat telepon dari teman di Wan Chai: Hongkong sudah normal seperti biasa. Sibuk. Dagang.

Waktu saya tiba di Hays, pedalaman Kansas, saya baca: Chief Executive Hongkong akan tetap melanjutkan proposal yang memicu demo itu.

Proposal itu tentang apa sih?

Kok bisa bikin 1.030.000 orang turun ke jalan?

Adakah Ahok di sana?

Ternyata itu proposal tentang ekstradisi.

Dalam proposal itu disebutkan "Hongkong boleh menyerahkan buron ke negara lain yang mengejar buron tersebut". Boleh melakukan ekstradisi.

Penentang proposal curiga: pasti proposal itu didalangi Tiongkok. Meski disebutkan 'negara mana saja' tapi opini publik di Hongkong bilang: maksudnya Tiongkok.

Sebetulnya Malaysia juga berkepentingan. Jho Low, anak muda ambisius dari Penang itu pernah lama menyembunyikan diri di Hongkong. Badannya, uangnya maupun kekayaannya.

Sejumlah perkiraan perubahan penampilan Jho Low selama bersembunyi di Hongkong. (straitstimes.com)

Malaysia mengalami kesulitan menangkap Jho Low. Yang dituduh dalang segala dalang. Dalam skandal korupsi terbesar di dunia. Yang mengakibatkan Perdana Menteri Najib Razak kalah pemilu tahun lalu. Dan kini sedang diadili di Malaysia. Sedang dalangnya entah ngumpet di mana. Malaysia tidak punya perjanjian ekstradisi dengan Hongkong.

Indonesia mestinya juga berkepentingan dengan proposal itu.

Yang paling ditakutkan pendemo sebenarnya bukan proposal itu sendiri. Melainkan Tiongkok itu.

Takut mereka, kalau proposal ini lolos akan muncul proposal-proposal lain. Yang kelak bisa mengakibatkan Hongkong kehilangan kemandiriannya.

Penduduk Hongkong memang sangat bangga dengan sistem hukumnya. Tidak bisa diintervensi. Sangat tegak lurus. Peninggalan Inggris.

Hongkong


BERITA TERKAIT