Mobil Panther Penumpang Terjun ke Sungai Kering, Satu Orang Tewas Enam Luka-luka | Berita Terbaru Hari ini

Close

Mobil Panther Penumpang Terjun ke Sungai Kering, Satu Orang Tewas Enam Luka-luka

  • 2019-06-10
  • Editor :junaedi
  • dibaca :1452
Mobil Panther Penumpang Terjun ke Sungai Kering, Satu Orang Tewas Enam Luka-luka Mobil Panther yang teronggok di dasar sungai kering pasca kecelakaan.(aung)

MALANG -Kecelakaan tunggal dialami mobil Panther AG-1075-KL. Diduga sopir tidak menguasai, mobil terjun bebas masuk sungai kering di di Jalan Raya Sumberoto, Donomulyo, Kabupaten Malang. Satu orang meninggal dan enam orang lainnya luka-luka.

Korban meninggal adalah M Ahzan Alfaruki,4, warga Desa Karangrejo, Kecamatan Garum, Blitar. Ia meninggal dunia saat dalam perawatan di Puskesmas Donomulyo. 

Sementara enam korban luka adalah, Riswanda, M Nur Aziz, 10, Mulyono 40, Pani 65, Daniarta, 10, serta Suliasih, 30. Semuanya luka lecet dan dirawat di Puskesmas Donomulyo.

Akibat terjun bebas ke sungai kering sedalam empat meter, mobil Panther rusak,(agung

"Yang meninggal hanya satu orang, lainnya mengalami luka. Namun kasus kecelakaan ini, tidak mau ditangani polisi dengan membuat surat pernyataan tertulis karena masih keluarga," jelas Kanitlaka Lantas Polres Malang, Ipda Agus Yulianto, Senin (10/6).

BACA JUGA: Minibus Rem Blong di Jurang Klemuk, Tabrak Motor, Satu Orang Tewas Mengenaskan di TKP

Peristiwa ini terjadi Minggu (9/6) sekitar pukul 14.00. Tepatnya di KM 14-15 Karangkates - Donomulyo. Kecelakaan ini bermula dari mobil yang dikemudikan Romadon, dengan berpenumpang tujuh orang melaju dari barat ke timur.

BACA JUGA ;Mau ke Poliklinik, Ibu Ini Malah Tewas Ditabrak Truk

Semula mobil melaju dengan lancar. Tidak ada hambatan ataupun gangguan apapun. Namun ketika melintasi jembatan, mobil terlalu berhaluan ke kiri. 

Akibatnya, mobil terjun bebas ke bawah jembatan, dengan kedalaman sekitar 4 meter. Mobil sempat terbalik dan mengakibatkan semua penumpang mengalami luka.

Warga sekitar yang mengetahui kejadian, segera  memberikan pertolongan. Mereka segera melarikan para korban ke Puskesmas Donomulyo. Sedangkan sebagian warga lainnya, melaporkan ke polisi. 

Polisi segera mendatangi lokasi untuk olah TKP dan mengevakuasi mobil. Namun pihak keluarga korban, tidak ingin kasusnya diproses. Mereka menerima kejadian itu sebagai musibah dengan membuat surat pernyataan.(agp)
 


BERITA TERKAIT