Waisak di Vihara Dhammadipa Arama Penuh Nuansa Toleransi | Berita Terbaru Hari ini

Close

Waisak di Vihara Dhammadipa Arama Penuh Nuansa Toleransi

  • 2019-05-20 penulis : kerisdianto
  • Editor :junaedi
  • dibaca :2268
Waisak di Vihara Dhammadipa Arama Penuh Nuansa Toleransi Prosesi Pindapata dilakukan dalam Vihara Dhammadipa Arama, Desa Mojorejo, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, Minggu (19/5).(kerisdianto)

BATU- Perayaan Waisak di Vihara Dhammadipa Arama, Mojorejo, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, Minggu (19/5) penuh nuansa toleransi. Demi ikut menjaga suasana Ramadan, sejumlah agendanya seperti Budaya Pindapata dan sejumlah araca lainnya ditunda. 

Kepala Vihara Bhante Khantidharo mengatakan, perayaan Waisak 2563 BE/2019 sama seperti tahun lalu, bersamaan bulan Ramadan. 

"Sudah dua tahun ini kegiatan peribadatan hari Raya Waisak kami konsentrasikan di dalam vihara. Kalau biasanya ada pertunjukan seni budaya dan budaya pindapata. Kali ini tidak," ujar Bhante Khantidharo, Minggu (19/5). 

Dalam perayaan Waisak ada beberapa prosesi yang dilakukan. Yakni ritual Pindapata adalah persembahan makanan dari umat Buddha kepada bikkhu. Selain itu ada juga budaya Pindapata yang pada tahun ini tidak diadakan. 

Budaya Pindapata adalah prosesi bikkhu berjalan ke areal warga sekitar vihara dan bertemu dengan umat secara langsung. Sehingga Bikkhu akan bertemu dengan umat secara langsung di luar vihara.

Menurut Bhante Khantidharo, khusus untuk pertunjukan budaya diundur pada 16 Juni. Tujuannya agar tercipta suasana damai, sejuk dan rukun antarumat beragama. 
Hal ini juga sesuai dengan tema Waisak 'Mencintai Kehidupan Berbudaya Penjaga Persatuan'.

Bhiksu berusia 88 tahun ini mengatakan, semua makhluk hidup adalah saudara sebangsa dan setanah air Indonesia. Karena itu perbedaan dan keragaman yang tumbuh di Indonesia merupakan anugerah.

Pesan mencintai kehidupan, diungkapnya, sebagi makhluk hidup jangan semena-mena.

"Sekalipun kucing atau anjing juga ingin hidup. Kita harus saling mengasihi. Sedangkan Penjaga persatuan adalah lawan dari perpecahan. Jangan mudah diadu domba. Dengan bersatu hidup akan tentram dan damai," tegasnya. 
 


BERITA TERKAIT