Gejala Diabetes Mellitus pada Anak | Berita Terbaru Hari ini

Close

Gejala Diabetes Mellitus pada Anak

  • 2019-05-04
  • Editor :goly
  • dibaca :3063
Gejala Diabetes Mellitus pada Anak Ilustrasi

cairan dalam tubuh terkuras akibat pengeluaran urine yang banyak, si Kecil akan sering merasa haus dan akan minum lebih banyak. Aktivitas tersebut berlangsung meski dia tidak melakukan aktivitas fisik berlebih.


    Selalu merasa lapar
Karena gula darah tidak dapat masuk ke dalam sel akibat kurangnya insulin, sel-sel tubuh tidak memiliki energi untuk beraktivitas. Hal ini mencetuskan rasa lapar sehingga anak dengan diabetes akan makan dalam jumlah banyak.


    Berat badannya malah turun
Sayangnya, meski si Kecil terus-menerus makan banyak, yang terjadi pada tubuhnya justru berkebalikan. Tubuhnya mengalami penurunan berat badan karena gula dalam darah tidak bisa masuk ke dalam sel.
“Akibatnya, jaringan lemak dan otot tubuh dipecah sebagai bahan energi untuk tubuh, sehingga terjadilah penurunan berat badan,” ujar dr. Reza.


    Lemas
Berat badan yang menurun serta gula darah yang tidak dapat dipakai oleh sel membuat tubuh penderitanya lemas tak bertenaga.


    Perilakunya berubah
Biasanya, anak yang terkena diabetes mellitus akan lebih sensitif ketimbang sebelumnya. Prestasi mereka di sekolah pun cenderung menurun karena daya konsentrasi yang berkurang.


    Bau napas seperti buah-buahan
Cadangan lemak dipecah sebagai sumber energi tubuh. Hasil metabolisme lemak (keton) menyebabkan bau napas anak berubah.


    Penglihatan kabur
Jika orang tua terlambat mendeteksi gejalanya, penglihatan anak bisa terganggu. Hal ini juga bisa menjadi faktor penyebab penurunan prestasinya.


    Penurunan kesadaran
Gejala ini adalah yang paling berbahaya. Anak akan sering tidur hingga kehilangan kesadaran akibat terlalu tingginya kadar gula darah dan pH darah yang asam. “Jika hal ini telanjur terjadi, Anda harus segera membawa anak ke rumah sakit,” dr. Reza menegaskan.


Itulah sembilan gejala diabetes mellitus pada anak yang wajib diperhatikan orang tua. Jangan tunggu hingga gejala terlihat semua baru Anda membawa anak ke dokter. Jika frekuensi berkemihnya sudah tidak normal dan berat badannya menurun tanpa sebab, segera periksakan anak ke dokter. Dokter akan melakukan beberapa jenis pemeriksaan sebelum memberikan pengobatan yang efektif kepada buah hati Anda. (Klikdokter)


BERITA TERKAIT