Said Agil Imbau Umat Islam Indonesia Bisa Tunjukkan Dapat Berdemokrasi dengan Baik | Berita Terbaru Hari ini

Close

Said Agil Imbau Umat Islam Indonesia Bisa Tunjukkan Dapat Berdemokrasi dengan Baik

  • 2019-04-20 penulis : junaedi
  • dibaca :855
Said Agil Imbau Umat Islam Indonesia Bisa Tunjukkan Dapat Berdemokrasi dengan Baik Said Aqil Siroj.(dok.merdeka)

JAKARTA - Ketua Lembaga Persahabatan Ormas Islam (LPOI) Said Aqil Siroj meminta masyarakat Indonesia untuk menunjukkan kepada dunia internasional bahwa umat Islam dapat berdemokrasi dengan baik. Hal itu disampaikan Said di markas Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Jakarta, Jumat (17/9).

"Terutama umat Islam agar mampu menunjukkan kepada dunia internasional, kami bisa berdemokrasi, kami sukses berdemokrasi," kata Said.

"Karena Islam tidak bertentangan dengan demokrasi, demokrasi tidak bertentangan dengan Islam bahkan saling memperkuat," katanya.

Said menjelaskan dalam Islam dikenal istilah bermusyawarah. Bahkan, bermusyawarah dianjurkan dalam Islam untuk menyelesaikan berbagai masalah. Hal itu, lanjut dia justru menepis anggapan demokrasi bertentangan dengan Islam.

"Jangan sampai ada pemahaman yang sangat dangkal, pemahaman yang sangat tekstual bahwa demokrasi itu bertentangan dengan Islam karena tidak ada zaman nabi, zaman Khulafaur Rasyidin," ujar Said.

Lebih lanjut, Said menjelaskan demokrasi sudah dikenal sejak zaman Nabi Muhammad SAW. Hanya saja cara di zaman nabi berbeda dengan demokrasi di zaman sekarang.

"Tapi pada hakikatnya demokrasi disinggung dengan Alquran dan dijalankan oleh Nabi Muhammad, para sahabat Khulafaur Rasyidin selalu bermusyawarah, selalu mengambil suara terbanyak dan itu sudah berjalan sejak 15 abad yang lalu," kata Said.

Sebelumnya, sebagai ketua umum PBNU, Said juga mengimbau kepada para nahdliyin (warga NU) agar tak merayakan atau mengikuti syukuran kemenangan dua pasangan calon presiden dan wakil presiden pada Pilpres 2019.

"Kalau [syukuran], kemenangannya belum. Jangan dulu lah, sampai KPU (Komisi Pemilihan Umum) mengumumkan [hasil resmi]," kata dia, usai melakukan pertemuan dengan sejumlah tokoh di Surabaya, Jumat (19/4).

Said menyarankan agar masyarakat dapat bersabar untuk menunggu hasil rekapitulasi perhitungan perolehan suara pemilu yang dilakukan oleh KPU sebagai satu-satunya lembaga yang diberi kewenangan oleh peraturan perundang-undangan.(cnn-indonesia)


BERITA TERKAIT