Pamitnya Tunggu Mesin Bajak Sawa, Tewas Tercangkul | Berita Terbaru Hari ini

Close

Pamitnya Tunggu Mesin Bajak Sawa, Tewas Tercangkul

  • 2019-04-12
  • Editor :junaedi
  • dibaca :1218
Pamitnya Tunggu Mesin Bajak Sawa, Tewas Tercangkul Motor korban pembunuhan yang ditemukan di TKP.(ira)

MALANG -Tewasnya Pardi,58, dalam kondisi sangat memprihatinkan membuat keluarga korban syok. Terutama dua anaknya, Badi'atus Solikah, 20, dan Agus Setiawan, 16. Mereka sama sekali tak menyangka jika ayah yang dicintainya menjadi korban pembunuhan sadis.

Kepada petugas, Badi'atus Solikah mengaku jika ayahnya pergi meninggalkan rumah Kamis (11/4) malam sekitar pukul 21.00.  Kepadanya, korban berpamitan untuk menunggu mesin bajak sawah di Dusun Curah Ampel Desa Ampeldento Kecamatan Pakis. 

Saat meninggalkan rumah, korban tidak memperlihatkan keanehan. Semua tampak biasa saja seperti biasanya. 

"Kalau menunggu mesin, kadang tidak pulang. Baru kembali paginya," kata Badi'atus. 

Namun saat korban tidak pulang hinga siang, dia dan adiknya sempat resah. Namun keduanya berpikir jika ayahnya ada keperluan lain. 
Hingga akhirnya kabar mengejutkan itu datang. 

"Kami sama sekali tidak menyangka ini terjadi. Kami juga tidak memiliki firasat apapun," ungkapnya.

Kabar tewasnya korban ini juga mengundang reaksi warga setempat. mereka pun berdatangan ke TKP. 

Tak sedikit dari warga iba melihat korban. Terlebih korban ditemukan dengan kondisi memprihatinkan. Sampai dengan pukul 13.00, warga masih memadati lokasi kejadian karena ingin tahu apa sebenarnya terjadi dan apa motifnya korban dibunuh.(ira/lim)
 


BERITA TERKAIT

close