AirAsia Akui 15 OTA Tak lagi Jual Tiketnya | Berita Terbaru Hari ini

Close

AirAsia Akui 15 OTA Tak lagi Jual Tiketnya

  • 2019-03-21
  • Editor :junaedi
  • dibaca :1704
AirAsia Akui 15 OTA Tak lagi Jual Tiketnya Pernjualan tiket AirAsia kini tidak lagi muncul di online travel agent (OTA).(ist)

JAKARTA -PT Indonesia AirAsia secara terbuka mengakui  kini makin banyak agen perjalanan daring  atau online travel agent (OTA) tidak lagi menjual tiket mereka.  Bahkan daftar itu kian panjang karena seperti Traveloka dan tiket.com juga melakukan hal sama. Tidak menjual tiket AirAsia.

Mengutip cnnndonesia.com, tiket AirAsia kini malah sudah menghilang di laman resmi WITA Tour, Golden Rama Tour, dan via.com. Bahkan, tiket AirAsia kini juga tak ditemukan di situs penjualan daring (e-commerce) seperti Tokopedia, BliBli.com, jd.id, dan Bukalapak.

Direktur Utama AirAsia Dendy Kurniawan tidak menampik bahwa ada 15 agen perjalanan daring yang kini sudah tak lagi menjual tiket AirAsia. Ia mengatakan, keputusan itu diambil sepihak oleh pihak agen perjalanan daring.

Pihaknya mengaku tidak mengetahui persis mengapa ada keputusan dari pihak agen perjalanan daaring mengambil keputusan itu. 

"Mereka (para agen perjalanan daring) yang tidak mau jualan tiket kami," terang Dendy seperti ditulis cnnndonesia.com, Rabu (20/3).

Meski begitu katanya, hal itu tidak mempengaruhi kepada penjualan tiket AirAsia. Apalagi porsi penjualan tiket melalui agen perjalanan daring hanya sebesar 20 persen dari total.

Penjualan tiket AirAsia akan dimaksimalkan melalui situs resmi, www.airasia.com. Kemudian, strategi penjualan tiket ke depan akan dimaksimalkan melalui pelayanan yang baik, sehingga penumpang AirAsia tidak berpindah ke maskapai lain.

"Tidak ada pengaruhnya, aman-aman saja sales kami," terang dia.

Dendy mengakui bahwa masih ada agen perjalanan daring yang bermitra untuk menjual tiket AirAsia. Ia hanya berharap, kemitraan ini masih tetap akan terjalin. "Betul, kemitraan akan tetap jalan," terang dia.

Sebelumnya, PR Director Traveloka Sufintri Rahayu mengklaim sudah meminta manajemen AirAsia untuk berdiskusi mengenai hilangnya penjualan tiket penerbangan pada Feruari dan Maret 2019. Diskusi dimaksudkan untuk mencari solusi atas persoalan kedua pihak. 

"Sebagai perusahaan teknologi di bidang travel dan lifestyle, kami sangat memprioritaskan kerja sama yang berkelanjutan dengan seluruh stakeholders kami, termasuk pada mitra,"


BERITA TERKAIT