Manajemen Arema Mendadak Temui Satgas Anti Mafia Bola, Ini Penjelasannya | Berita Terbaru Hari ini

Close

Manajemen Arema Mendadak Temui Satgas Anti Mafia Bola, Ini Penjelasannya

Manajemen Arema Mendadak Temui Satgas Anti Mafia Bola, Ini Penjelasannya CEO Arema Agoes Soerjanto (dua dari kanan) saat bertemu Kapolri Jendral Tito Karnavian.(instagram)

MALANG - Manajemen Arema FC mendadak menemusi Satgas Anti Mafia Bola di di Jakarta, Selasa (12/3). Para pemangku Klub berjuluk Singo Edan yang berangkat ke Jakarta itu adalah CEO Agoes Soerjanto, General Manager Ruddy Widodo dan Media Officer Sudarmaji.

Merela bertemu langsung dengan Kasatgas Anti Mafia Bola, Hendro Pandowo dan Wakil Satgas Krishna Murti. Mereka juga bertemu dengan Kapolri Jenderal Tito Karnavian. 

Pertemuan itu terlihat dari update yang dilakukan oleh Krishna Murti dalam Instagram pribadinya. Dia mengunggah sepuluh foto mengenai kegiatan antara Kapolri, Satgas Anti Mafia Bola dan pemilik klub tersebut.

"Hari ini, Kapolri bersama dengan Kasatgas dan Wakasatgas Anti Mafia Bola bertemu dengan seluruh pemilik klub liga 1," tulisnya.

Menurut dia, dalam pertemuan tersebut, semua memiliki tujuan yang sama, yakni membawa sepak bola terus melangkah ke arah yang lebih baik.

"Semua klub bertekad membawa sepak bola Indonesia menjadi lebih baik lagi,” tambahnya. 

"Wah seneng banget kalau klub sepak bola mau baik, kita bakalan nonton sepak bola yang sesungguhnya di Indonesia. Penonton damai, bolanya keren.. #kmupdates," tambahnya. 

Dalam pertemuan tersebut, seperti Haruna Sumitro (Madura United), Yoyok Sukawi (PSIS), Pieter dan Yabes Tanuri (Bali United), Ferry Paulus (Persija), Sumardji (Bhayangkara FC), hingga Teddy Tjahjono (Persib Bandung).

Ratusan komentar pun dilontarkan oleh warganet dalam unggahan Krishna Murti tersebut.

Sementara itu, manajemen Arema sendiri berada di Jakarta sejak Senin (11/3) lalu. Selain menghadiri acara tersebut, menurut General Manager Arema, Ruddy Widodo, mereka juga memiliki agenda lain. Termasuk membicarakan evaluasi tim, yang bisa berujung  pada perekrutan pemain. 

"Mungkin, kami juga tidak menutup kemungkinan tersebut berdasarkan evaluasi pasca kalah dari Persela," ujar Ruddy. (ley/jon)


BERITA TERKAIT