PDIP Ingatkan PSI: Jangan Sibuk Mencari Sensasi Murahan demi Elektabilitas! | Berita Terbaru Hari ini

Close

PDIP Ingatkan PSI: Jangan Sibuk Mencari Sensasi Murahan demi Elektabilitas!

  • 2019-02-12
  • Editor :goly
  • dibaca :7380
PDIP Ingatkan PSI: Jangan Sibuk Mencari Sensasi Murahan demi Elektabilitas! Alex Indra Lukman

Klikapa.com - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) tidak usah berprasangka terhadap langkah Muchdi Pr mendukung pasangan calon Joko Widodo-Maruf Amin.


Seruan itu disampaikan Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Maruf, Arsul Sani. Ia menanggapi tuduhan PSI bahwa Muchdi terindikasi sebagai 'kuda troya'.
Juru bicara partai 'seumur jagung' itu, Surya Tjandra, menduga kehadiran Muchdi bertujuan merusak Jokowi-Maruf dari dalam atau sekadar mencari sensasi.


Arsul menghardik PSI. Ia tegaskan, dukungan dari siapapun merupakan hal yang sangat bagus dalam upaya memenangkan Jokowi-Maruf pada Pilpres 17 April 2019.
"Orang mau mendukung, itu bagus untuk kita," tegas Arsul saat ditemui di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Selasa (12/2).


Arsul meminta para petinggi PSI tidak berpikiran buruk terhadap orang-orang yang mendukung Jokowi-Maruf. Hal itu demi menghindari saling curiga antar sesama pendukung pasangan 01.
"Jangan ada sesuatu itu di-suuzanin. Nanti kalau ada sesuatu di-suuzanin, nanti kita saling curiga terus menerus," imbau Arsul.


Kritikan terhadap PSI juga disampaikan Anggota DPR RI yang juga Ketua DPD PDIP Sumatera Barat, Alex Indra Lukman.


Menurut Alex, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok berhak menentukan pilihan politiknya secara independen tanpa campur tangan siapapun.
"Sebagai warga negara, pak Basuki berhak bergabung dengan partai mana saja," kata Alex.


Alex pun menyayangkan ketika masuknya Ahok ke PDIP direspons tidak terlalu baik oleh Partai Solidaritas Indonesia (PSI).
Sekjen PSI, Raja Juli Antoni dalam sebuah acara di Yogyakarta menyebutkan, bergabungnya Ahok diharapkan membawa spirit bersih, transparan dan profesional kepada PDIP.


Alex pun mengingatkan, bahwa PSI yang berisi politisi muda untuk lebih santun dalam memberikan pernyataan.
"Jangan terjerumus dalam kemunafikan doa yang tidak tulus ikhlas serta sibuk mencari sensasi murahan dengan menyinggung kanan kiri demi meningkatkan elektabilitas," jelasnya.


Terlebih, kata dia, PDIP khususnya di Sumbar sudah terbukti mendapatkan empat kali


BERITA TERKAIT