DPRD Tak Setujui, Pemkab Malang Gagal Bangun Terminal Wisata di Tumpang | Berita Terbaru Hari ini

DPRD Tak Setujui, Pemkab Malang Gagal Bangun Terminal Wisata di Tumpang

  • 2019-02-12 penulis : Ira Ravika
  • Editor :junaedi
  • dibaca :3336
DPRD Tak Setujui, Pemkab Malang Gagal Bangun Terminal Wisata di Tumpang Kawasan Terminal Tumpang gagal dibangun Terminal Wisata.(ira)

MALANG-Rencana pemerintah Kabupaten Malang membangun Terminal Tumpang sebagai terminal wisata tahun ini gagal diwujudkan. Pasalnya, usulan anggarannya yang diajukan Dinas Perhubungan (Dishub) setempat tak distujui DPRD Kabupaten Malang.

Kepala Dishub Kabupaten Malang, Hafi Luthfi mengatakan, saat pembahasan APBD 2019, pihaknya mengusulkan pembangunan terminal Tumpang menjadi terminal wisata. Tujuannya, untuk menaikkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor terminal.

Hafi mengaku, sejak terminal tipe A dan B pengelolaannya diambil alih oleh Pemerintah Pusat dan Provinsi, pendapatan dari terminal mengalami penurunan. Sekalipun masih mengelola terminal tipe C, namun banyak angkutan umum yang enggan masuk terminal. Sehingga penarikan untuk angkutan tak bisa dijalankan.


Berkaca kasus ini, Hafi berencana menjadikan terminal Tumpang sebagai terminal wisata. Programnya itu maksudnya agar income daerah juga bisa meningkat.


"Tumpang merupakan pintu masuk wisata Bromo, Tengger, Semeru. Untuk mengelola terminal wisata ini, kami dapat bekerjasama dengan paguyuban jeep, yang mengantarkan wisatawan ke Bromo, Tengger, Semeru," katanya.

Tak hanya itu, dengan paguyuban Jeep, pihaknya juga berencana mengandeng pengemudi angkutan tradisional. Karena di Tumpang memiliki potensi pariwisata yang cukup baik.

"Wisatawan yang hendak berwisata ke Candi Kidal, Candi Jago dan desa wisata lainnya, bisa mengendarai angkutan wisata, seperti dokar atau shullte yang sudah didesain khusus," ungkapnya.

Konsep terminal wisata ini sedianya dilengkap sarana pujasera, yang menghadirkan makanan-makanan khas tradisional.  "Tapi ya itu, kami usul namun tak disetujui," terang Hafi.


Saat ini, terminal Tumpang banyak digunakan warga sebagai tempat parkir kendaraan. Lokasinya yang berdekatan dengan pasar memungkinkan dijadikan warga sebagai areal parkir.

"Kami sebetulnya tidak menyerah. Kami akan mengusulkan


BERITA TERKAIT