Polisi Pastikan Pembunuh dan Pemutilasi WNI di Malaysia Ditangkap | Berita Terbaru Hari ini

Close

Polisi Pastikan Pembunuh dan Pemutilasi WNI di Malaysia Ditangkap

  • 2019-02-12
  • Editor :junaedi
  • dibaca :2774
Polisi Pastikan Pembunuh dan Pemutilasi WNI di Malaysia Ditangkap Mendiang Nuryanto pengusaha tekstil yang diduga dibunuh dan dimutilasi di Malaysia.(ist)

JAKARTA- Polri memastikan tersanagka pelaku mutilasi dua warga negara Indonesia (WNI) di Malaysia telah ditangkap. Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo menyampaikan, kepolisian Malaysia (PDRM) telah mengamankan dua terduga pelaku pembunuhan disertai mutilasi atas nama Nuryanto dan stafnya, Ai Munawaroh.

"Dari PDRM sudah amankan dua terduga pelaku Warga Negara Pakistan yang merupakan teman bisnis dari korban," tutur Dedi kepada wartawan di Gedung Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), Jakarta Selatan, Selasa (12/2).

Disebutkan, ikhwal penangkapan itu, lanjut dia, Polri terus memberikan setiap data yang dibutuhkan kepolisian Malaysia dalam upaya mengusut tuntas kasus ini. Baik berupa DNA keluarga, data seluler dan internet, hingga sejumlah dokumen terkait korban.

"Penguatan alat bukti ini sangat penting yakinkan kepolisian Diraja Malaysia untuk identifikasi korban dan untuk memutuskan betul-betul kedua tersangka yang saat ini diduga dalam proses penanganan PDRM betul pelakunya. Keterkaitan hubungan ini erat peristiwa pidana," jelas Dedi tanpa merincikan identitas pelaku yang sudah ditangkap itu.

Sebelumnya, informasi keluarga pengusaha tekstil, Nuryanto berangkat ke Malaysia untuk urusan bisnis dan penagihan utang. Penyelidikan itu menjadi ranah kepolisian Malaysia dalam wewenang motif kasus pembunuhan tersebut.

"Itu didalami. Itu ranah PDRM yang bertanggung jawab setuntas-tuntasnya peristiwa mutilasi yang kebetulan korban WNI," Dedi menandaskan.

Polisi Malaysia menginformasikan bahwa jasad diduga Nuryanto ditemukan di sekitar sungai Buloh, Selangor, pada 26 Januari 2019. Dia merupakan pengusaha tekstil asal Bandung.

Keterangan dari pihak keluarga, Nuryanto berangkat ke Malaysia dalam rangka urusan bisnis pada Kamis 17 Januari 2019. Hanya saja, mereka kehilangan kontak pada 22 Januari 2019.
 


BERITA TERKAIT