Korban Mutilasi di Malaysia diduga Pengusaha Tekstil Asal Bandung | Berita Terbaru Hari ini

Close

Korban Mutilasi di Malaysia diduga Pengusaha Tekstil Asal Bandung

  • 2019-02-12
  • Editor :junaedi
  • dibaca :2598
Korban Mutilasi di Malaysia diduga Pengusaha Tekstil Asal Bandung Meli Rahmawati istri Nuryanto yang diduga menjadi korban mutilasi di Malaysia.(dok.tribun)

BANDUNG- Warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban mutilasi di Malaysia disebut-sebut seorang epngusaha tekstil di Bandung. Dia adalah Ujang Nuryanto, 37.

Mengutip detikcom, Nuryanto berangkat ke Malaysia pada 17 Januari 2019 bersama  seorang wanita, Ai Munawaroh. Bereka datang ke Malaysia dalam urusan bisnis.

Nuryanto diketahui seorang pengusaha tekstil asal Kabupaten Bandung. Ketika itu dia akan menagih hasil penjualan dari rekan bisnisnya Rp 7 miliar. Namun keduanya tak kembali. Keluarga mendapat kabar, Nuryanto dan Ai jadi korban mutilasi di Malaysia.

Mayat yang diduga keduanya ditemukan mengenaskan dengan kondisi busuk dan dimutilasi di pinggir Sungai Laboh, Selangor, Malaysia, 26 Januari atau sepekan setelah keluarga keduanya kehilangan kontak pada 22 Januari.

"Aa berangkat Tanggal 17 Januari. Bilangnya, Mi Aa berangkat ke Malaysia, terus saya suruh packing. Aa bilang di sana sampai Tanggal 23 Januari," kata Meli Rahnawati, 33, istri Nuryanto, tulis detikcom(12/2).

Meli mengaku tidak mengenal perempuan yang bersama suaminya itu. Sepengetahuannya, Nuryanto pergi sendiri. Namun dari penelusuran keluarga dari maskapai penerbangan, ternyata Nuryanto memang pergi bersama dengan Ai Munawaroh.

Menurutnya Nuryanto pergi ke Malaysia untuk menagih uang ke rekan bisnisnya dan mengecek sisa barang berbentuk pakaian yang belum laku. Ia akan menemui rekan bisnisnya bernama Muhammad Jimy. 

"Ke Malaysia mau bawa uang. Aa bilang, Mi barang di sini (Malaysia) masih banyak sekitar Rp 2 miliar. Kalau yang sudah laku Rp 7 miliar," ujarnya.

Selama di Malaysia, Meli bercerita Nuryanto selalu menghubunginya. "Sabtu, Tanggal 19 nelepon. Senin, Tanggal 21 nelepon juga. Senin malamnya, masih di Tanggal 21 Januari nelepon lagi. Hilang kontak Tanggal 22 Januari," ungkapnya.

Bahkan pada 19 Januari, Nuryanto berulangtahun ke 37. Meli mengaku hari itulah terakhir kalinya ia mengucapkan selamat ulang tahun.

Menyadari suaminya tak bisa dikontak, Meli mengaku ia dan anak-anaknya resah. Anak terbesarnya beberapa kali menghubungi melalui


BERITA TERKAIT

close