Tertangkap, Pemerkosa dan Perampas Perhiasan Klenger Dihajar Warga | Berita Terbaru Hari ini

Tertangkap, Pemerkosa dan Perampas Perhiasan Klenger Dihajar Warga

  • 2019-02-10 penulis : Fino
  • Editor :junaedi
  • dibaca :4281
Tertangkap, Pemerkosa dan Perampas Perhiasan Klenger Dihajar Warga Pelaku pemerkosa dan perampas perhiasan korban klenger bersibah darah di lantai sebelum dilarikan ke rumah sakit oleh petugas.(fino)

MALANG – Pelaku pemerkosaan dan perampasan barang berharga klenger dihakimi warga Minggu (10/2) pagi. Ia ditangkap warga setelah korbannya, SR, 42, warga Kelurahan Pisang Candi Kota Malang,  berteriak minta tolong.

Terangka diketahui bernama Hasan Fauzi, 27, warga Genderan RT 17 RW 05, Sukodadi Wagir, Kabupaten Malang. Ia dihajar tanpa ampun oleh massa yang marah karena ulahnya yang dianggap keterlaluan.

Menurut Kapolsek Sukun Malang, Kompol Anang Tri Hananta kasusnya sedang ditangani. Sedangkan pelaku dan korban sama-sama dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.


''Korban inisial SR, mengalami luka pada kepala belakan dan trauma. Sedangkan tersangka, juga mengalami banyak luka di bagian wajah,”  kata Anang, Minggu  (10/2) sore. 


Keterangan di TKP menyebutkan, kejadia itu tepatnya di  pinggir sungai Jalan Pisang Agung V, Kota Malang. Ketika itu, SR sendirian sedang berada di pinggir sungai untuk mencuci baju sekitar pukul 05.30 WIB. 

Tak lama, Fauzi datang menghampiri korban. tanpa banyak kata, ia memukul kepala belakang korban dengan kayu. Korban pun tersungkur pingsan. Saat itulah dia  mengambil cincin korban dan tanpa kasihan memperkosa korban.

Puas lampiaskan syawatnya ia kabur. Namun belum sampai berjalan jauh korban siuman. Saat itulah korban berteriak meminta tolong sembari menangis.

Warga sekitar yang mendengar teriakan minta tolong segera memberi pertolongan. Mengetahui korban baru mengalami tindak kejahatan, warga segera memburu tersangka.


Saat tersangka tertangkap, tanpa ampun, warga melampiaskan amarahnya kepada pelaku.dia dihajar tanpa habis-habisan. Wajah tersangka pun segera berdarah-darah akibat serangaian bogem warga. 

Beruntung polisi segera datang di TKP sehingga amarah warga yang kian beringas bisa dihindari.


BERITA TERKAIT