Tim Ahli Cagar Budaya Tolak Perubahan Wajah Rumah di Jalan Ijen Kota Malang | Berita Terbaru Hari ini

Close

Tim Ahli Cagar Budaya Tolak Perubahan Wajah Rumah di Jalan Ijen Kota Malang

Tim Ahli Cagar Budaya Tolak Perubahan Wajah Rumah di Jalan Ijen Kota Malang Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Kota Malang membedah siteplan perubahan rumah di Jalan Besar Ijen 45 yang akan direnovasi dan tambahan bangunan.

MALANG – Pemilik rumah di kawasan cagar budaya, seperti Jalan Besar Ijen tidak bisa serta merta melakukan renovasi apalagi sampai merubah bangunan yang ada. Pemilik bangunan harus mendapatkan rekomendasi dari Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Kota Malang, sebelum melakukan renovasi atau perubahan wajah bangunan.


Seperti yang dilakukan pada pemilik rumah di Jalan Besar Ijen No. 45, yang akan melakukan renovasi dan penambahan bangunan. Karena masuk dalam kawasan cagar budaya, pemilik rumah harus mendapatkan rekomendasi TACB Kota Malang. Rabu (6/2) , arsitek perencanaan pembangunan rumah Jalan Ijen 45 bertemu dengan TACB Kota Malang, untuk mendiskusikan perencanaan renovasi yang akan dilakukan.  Siteplan dari bangunan ini dibedah oleh tim ahli. Bersamaan itu pula pihak pengelola menjelaskan rencana itu kemudian mendapatkan masukkan dari tim ahli.


"Bahasanya adaptasi bangunan ya, bukan merobohkan atau renovasi. Yang jelas kami apresiasi pemilik bangunan berkonsultasi dengan kami tanpa diminta," kata Agung H Bhuana, Sekretaris TACB Kota Malang.


Dari hasil pertemuan siang tadi, pemilik tidak direkomendasi merubah bentuk asli bangunan, apalagi wajah depan bangunan yang akan dirubah.
"Rencana mau dibangun dua lantai ada tambahan kamar. Rekomendasi kami bagian depan jangan ditambah apa-apa. Karena bisa mempengaruhi tata ruang penampakan kawasan ini," papar Agung.


Ia menegaskan, jika tim ahli merekomendasikan keras agar bangunan induk tetap tanpa perubahan. Hanya bagian belakang bisa ditambah dan ditingkatkan bangunannya. Saat ini, bangunan cagar budaya harus melalui tahapan pemaparan dengan tim ahli. Sekecil apapun yang mau diubah maka harus dikonsultasikan dan mendapatkan rekomendasi dari tim ahli, jika tidak akan ada sanksi yang dijatuhkan.


Sementara itu, arsitek perencanaan rumah Ijen No 45, Honggo Widjaja mengatakan, awalnya bagian depan (Facade) rumah akan dibuat struktur baru.
"Karena tadi rekomnya tidak diperbolehkan, maka kami akan taat dengan rekomendasi itu. Kami akan buat


BERITA TERKAIT

close