Jalan Perbatasan Kota Malang Sangat Memprihatinkan | Berita Terbaru Hari ini

Close

Jalan Perbatasan Kota Malang Sangat Memprihatinkan

  • 2019-02-06
  • Editor :goly
  • dibaca :4788
Jalan Perbatasan Kota Malang Sangat Memprihatinkan Kondisi jalan berlubang dan tergenang air di kawasan Kelurahan Arjowinangun yang banyak dikeluhkan masyarakat dan pengguna jalan.

MALANG - Kondisi jalan di jalur perbatasan Kota Malang dengan Kabupaten Malang, di wilayah Kelurahan Arjowinangun, Kecamatan Kedungkandang yang menuju arah Bululawang, Kabupaten Malang, sangat memprihatinkan. Saluran air tidak berfungsi, air menggenangi jalan.


Saluran air disisi barat meluber hingga memenuhi jalan, sepanjang kurang lebih 500 meter. Sementara kondisi jalan sebagian berlubang dan membahayakan pengguna jalan.


"Kondisi seperti ini sudah lama, mungkin sudah berbulan-bulan. Sungai yg disisi jalan itu mesti meluber ke jalan, Setiap hari saya lewat , ya begini ini seperti sungai," kata Sukrian, pria 45 tahun asal Bululawang yang harus memperlambat laju sepeda motornya saat melewati jalan yang berada di selatan Kantor Kelurahan Arjowinangun.


Pada malam hari, dengan kondisi jalan yang tergenang air tersebut, meski sudah tidak hujan, cukup rawan. Lantaran struktur jalan yang tiap hari digerus air itu sudah rusak.


Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Malang, Ir Hadi Santoso menegaskan, pihaknya memang memiliki prioritas.
“Warga silahkan laporkan saja. Nanti akan kami cek ke lapangan dan lakukan tindak lanjut,” ungkap kadis yang akrab disapa Soni ini, merujuk pada banyaknya keluhan jalan berlubang belakangan ini. termasuk di Kelurahan Arjowinangun tersebut.


Menurut daftar kegiatan yang diakomodir DPUPR Kota Malang tahun 2019, Pemkot Malang sudah menyediakan anggaran insidentil untuk pemeliharaan rutin jalan di Kota Malang. Dana sebesar Rp 4,5 miliar. Rinciannya pemeliharaan rutin jalan sebesar Rp 2,03 miliar dan Pemeliharaan insidentil jalan sebesar Rp 2,5 miliar.

Anggaran pemeliharaan insidentil inilah yang dapat digunakan pemerintah memperbaiki jalan berlubang yang muncul belakangan ini. (ica)


BERITA TERKAIT

close